by

Maluku Raih WTP Disertai Catatan

-Parlemen-119 views

AMBON,MRNews,com.- Penyerahan laporan hasil pemeriksaan BPK-RI atas laporan keuangan pemerintah daerah Provinsi Maluku tahun 2019 digelar di ruang rapat paripurna DPRD Maluku dipimpin Ketua DPRD Lucky Wattimury didampingi Wakil ketua, Rasyad Effendi, Asis Sangkala dan Melkianus Sairdekut, Sekwan Bodewin Wattimena, anggota DPRD Maluku dan Forkopimda Maluku.

Secara virtual Gubernur Maluku, Murad Ismail menegaskan dalam masa Pandemi COVID-19, pemerintah daerah tetap semangat untuk menyelesaikan semua pengabdian bagi rakyat untuk memutus mata rantai COVID-19.

Sementara itu, Ketua BPK RI Agung Firman Sampurna melalui virtual mengatakan, penyampan hasil audit BPK merupakan kehormatan kepada gubernur Maluku, Murad Ismail yang bekerja keras di Maluku.

“Kami beri apresiasi kepada DPRD Maluku dan Pemda yang bekerja keras untuk memberikan laporan keuangan daerah. karena itu pengelolaan keuangan maka Pemda wajib memberikan laporan pertanggung jawaban untuk diaudit” ujar Sampurna.

Ditegaskan, pemeriksaan laporan keuangan serta kinerja maka BPK RI melakukan pemeriksaan keuangan dan memberikan opini. Tentu tujuan utama audit untuk memberikan opini terhadap laporan keuangan daerah sehingga kualitas laporan keuangan dapat tertera dalam opini.

Lanjut Sampurna, pemerintah daerah Maluku meraih WTP di tahun 2018 maka Pemda terus berupaya dan disiplin dalam mengelola keuangan secara akuntabel.

Karena itu maka penilaian BPK RI terhadap pengelolaan keuangan daerah Maluku tahun 2019 dengan memberikan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) disertai catatan.

“WTP bukan hadiah tapi kerja keras pemerintah daerah walau masih ada kelemahan yang harus diperbaiki dengan berbagai catatan sebagai rekomendasi yang mesti ditindaklanjuti” kata Sampurna.

Selanjutnya rekomendasi BPK RI akan ditindaklanjuti lebih jauh. Atas penilaian BPK RI maka menurut ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury akan menjadi acuan bagi dewan untuk melakukan pengawasan.

Sementara bagi pemerintah daerah dapat menjadi cambuk untuk terus memperbaiki berbagai catatan yang diberikan BPK RI.

“Sebagai wakil rakyat maka kita dituntut bekerja keras untuk memutus mata rantai COVID-19. Sehingga rakyat juga diharapkan menerapkan pola hidup sesuai protap kesehatan,” tutupnya. (MR-01).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed