by

Maluku Dijatahi Vaksin 1.100.000, Pemkot Ambon Harapkan Disuplai Banyak

-Maluku-107 views

AMBON,MRNews.com,- Pandemic Covid-19 belum berakhir. Pemerintah kota (Pemkot) Ambon pun memastikan tak akan membeli vaksin yang rencananya mulai diproduksi pemerintah pusat Desember nanti.

Namun diharapkan disuplai banyak dari pemerintah provinsi (Pemprov) yang mendapat jatah 1.100.000 sebab sebagai daerah yang paling tinggi tingkat terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu diakui Walikota Ambon Richard Louhenapessy.

“Itu kebijakan dari pusat kita tunggu petunjuk saja. Saya kemarin diberitahu Sekda Maluku, Maluku dapat jatah 1.100.000. Vaksin itu diprioritaskan kepada mereka yang ada digaris depan misalnya wartawan,” sebut Walikota kepada awak media di Balaikota, Sabtu (7/11/20).

Garis depan seperti tenaga medis diakuinya yang antara lain mendapat jatah vaksin pertama. Tapi kalau untuk permintaan atau pengajuan dari Pemkot Ambon tidak dilakukan, sebab semua dari Pempus.

“Seng (tidak pengadaan-red), itu semua dari pusat sehingga musti tertanggung jawab,” jelas Louhenapessy.

Sesuai jatah Maluku 1.100.000 itu lanjutnya, nanti dibagi ke semua daerah. Tapi sebagai Walikota Ambon Louhenapessy mengaku dirinya sudah sampaikan ke Pemprov Maluku kalau boleh jatah di Ambon yang lebih banyak.

“Kan zona paling bnyak terkonfirmasi positif ada di Ambon to. Jadi misalnya jatahnya Kabupaten Tanimbar bisa dikasi pindah di Ambon sedikit, kan begitu. Daripada nanti kirim ke sana dong belum perlu, kan dong zona hijau semua toh,” bebernya.

Jadi nanti itu setelah vaksin didapat sebutnya, selain bagi tenaga medis tentu juga kepada TNI/Polri kemudian guru-guru itu yang jadi prioritas. Kemudian aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat dalam pelayanan di jajaran Pemkot Ambon. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed