by

Mahasiswa Paling Banyak Ditangkap Tagal Narkotika Selama 2020

AMBON,MRNews.com,- Selama tiga (3) tahun terakhir, terjadi peningkatan pengungkapan kasus narkotika di provinsi Maluku. Khusus 2020, mahasiswa yang paling banyak ditangkap BNN tagal barang haram tersebut.

Dimana pada tahun 2018, terdapat 14 kasus. Meningkat di 2020 dengan 16 kasus atau tambah satu kasus dari 2019 dengan 15 kasus.

Kepala badan narkotika nasional (BNN) provinsi Maluku Brigjen Pol Zainul Muttaqien menjelaskan, secara khusus di tahun 2020, BNN Maluku dan mitra berhasil amankan tersangka kasus narkotika sebanyak 18 orang, dua diantaranya perempuan dan 16 sisanya laki-laki. Seluruhnya merupakan warga negara Indonesia (WNI).

Rata-rata diakui Zainul, mereka yang ditangkap paling banyak berusia 30 tahun keatas ada 8 orang, sementara usia 16-19 tahun yang paling sedikit hanya 2 orang. Lainnya, 3 orang usia 20-24 tahun dan 5 orang berusia 25-29 tahun.

“Catatan kami, mahasiswa lebih banyak itu ada 5 orang. Swasta 3 orang, wiraswasta 3 orang, honorer 1 orang, pelajar 2 orang, 1 orang sopir dan pengangguran ada 3 orang,” beber Jenderal Bintang Satu itu saat evaluasi akhir tahun kepada awak media di kantor BNN Maluku, Rabu (30/12).

Dari penangkapan 18 tersangka selama 2020, lanjut Zainul, barang bukti (BB) yang diamankan berupa Shabu-shabu seberat 437,2284 gram, ganja 141,93 gram dan tembakau sintetis 287,7784 gram. Sementara untuk BB non narkotika yaitu motor 1 buah dan mobil 2 buah.

“Dalam upaya mencegah penyalahgunaan peredaran narkotika, kami telah melakukan kegiatan advokasi melalui rapat sinergitas dengan instansi terkait, asistensi penguatan dalam rangka pembentukan relawan anti narkoba yang terbentuk sebanyak 60 orang,” ungkapnya.

Pada 2021, BNN Maluku tambah Zainul, akan terus melakukan penindakan bagi bandar, pengedar dan kurir narkotika untuk mengungkap jaringan peredaran gelap narkoba tingkat nasional dan regional.

Kemudian melakukan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika juga pencegahan dini bahaya narkoba lewat diseminasi baik konvensional maupun media luar ruang serta pemberdayaan masyarakat di Maluku. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed