by

LPJ DD Negeri Lama Aneh, Diduga Ratusan Juta Ditilep

-Kota Ambon-755 views

AMBON,MRNews.com,- Dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ) Dana Desa (DD) tahun 2018 tahap I yang disampaikan Penjabat Desa Negeri Lama Imelda Tahalele menyebutkan, bahwa total anggaran rehabilitasi lima (5) rumah warga kurang mampu sebesar Rp. 160.700.000. Artinya, satu (1) unit rumah dianggarkan sebesar Rp.32.140.000.

Namun faktanya, bahwa material yang dibelanjakan oleh pihak desa, setelah ditelusuri, hanya berkisar sekitar Rp 5 juta. Yang artinya, ada sekitar Rp. 27 juta per satu unit rumah yang lenyap tak jelas.

“Diduga, ratusan juta anggaran rehabilitasi 5 (lima) rumah warga tidak mampu di Desa Negeri Lama, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, ditilep oknum perangkat Desa yang bertanggungjawab dengan hal itu. Sebab LPJ tidak sesuai dengan yang dianggarkan. Itu juga berdasarkan penelusuran,” ungkap salah satu warga Negeri Lama Patrick Papilaja kepada media ini di Ambon, Senin (9/12/19).

Dalam pertemuan yang berlangsung di salah satu cafe di Negeri Lama, Sabtu (7/12), ketika Penjabat menyampaikan laporannya dan masuk pada program rehabilitasi rumah kata Patrick, dirinya kemudian mempertanyakan dan meminta penjelasan di depan forum itu. Namun tidak ada jawaban yang didapat tentang isi LPJ dengan fakta temuan lapangan.

“Beta pertanyakan itu, tapi tidak direspons. Karena apa, material yang dibeli hanya senk yang kisaran harga Rp. 4 juta dan pintu. Sementara tiga buah jendela yang mestinya juga ada, tidak dibelanjakan. Sehingga kesimpulan beta, bahwa memang ada dugaan penyelewengan didalamnya,” terang alumnus Fakultas Ekonomi UKIM itu.

Sesuai anggaran itu, lanjutnya, fakta lain ditemukan ternyata pintu yang harus dibeli adalah tiga daun yakni satu untuk pintu depan, dan dua untuk pintu kamar. Tetapi dua pintu kamar justru hanya dipasang triplex dan tidak dibeli daun pintu baru yang sama dengan daun pintu depan.

Masalah rehabilitasi rumah ini pun sebut Patrick, pernah dilaporkannya ke Ombudsman RI perwakilan Maluku. Namun Ombudsman berkesimpulan bahwa tidak ada masalah. Tapi faktanya kini, ada masalah besar di Negeri Lama. Tapi soal siapa yang bertanggungjawab, itu akan dibuktikan nanti dimata hukum. Karena kasus ini juga akan segera dilaporkan ke pihak Kejaksaan Tinggi Maluku untuk ditelusuri.

“Hanya di tutupi tripleks. Soal ini pun, bendahara Desa Negeri Lama Tensi Nanlohy pernah mengatakan, bahwa uang bantuan rehab rumah, Yopi (perangkat desa yang mengawasi program rehab rumah warga) su pake akang jadi nanti dia pung gaji dapa potong untuk tutup par rehab mama Mien (salah satu warga yang rumahnya direhab) pung rumah. Itu berarti patut diduga kuat anggaran rehab rumah itu memang ditilep oknum perangkat desa,” tutupnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed