by

Lompatan Digital Rutong, Jadi Contoh Bagi Desa di Indonesia

AMBON,MRNews.com,- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Taufik Majid melaunching secara virtual dari Jakarta, platform digital berbasis web Rutong Id, Senin (1/3/21).

Menurutnya, lompatan digital Negeri Rutong Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon ini bisa menjadi contoh yang baik bagi desa di Provinsi Maluku dan Indonesia Timur pada khususnya, serta Indonesia umumnya.

“Saya bahagia dengan momen ini. Semoga launching platform digital ini yang fiturnya beragam tentang Negeri Rutong dengan kekayaan alam dan SDM yang bisa diakses siapapun, bisa jadi contoh bagi desa lainnya di Indonesia dan mendatangkan income bagi negeri dan masyarakatnya,” ujar Taufik.

Apalagi sebut Taufik, lompatan digital Negeri Rutong tersebut sesuai perintah Presiden RI Joko Widodo pada 3 Agustus 2020 lalu yakni menegaskan tentang lima (5) langkah percepat transformasi digital.

Diantaranya pertama, segera lakukan percepatan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital dan penyediaan layanan internet, kedua; persiapkan roadmap transformasi digital disektor-sektor strategis baik sektor disektor pemerintahan, layanan publik, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, perdagangan, industri maupun penyiaran.

Ketiga, percepat integrasi pusat data nasional, keempat; siapkan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) talenta digital dan kelima; yang berkaitan dengan regulasi, skema pendanaan dan pembiayaan segera disiapkan secepat-cepatnya.

“Lima langkah ini minimal harus dilakukan disemua daerah tanpa kecuali. Sangat penting sehingga kita tidak tertinggal dalam aspek digitalisasi,” terangnya.

Taufik pun mengapresiasi soft launching Rutong Id dan telah melaporkan kegiatan tersebut ke Menteri Desa dan PDTT Abdul Halim Iskandar. Menteri juga merespons positif dan berharap bisa direplikasi oleh Kabupaten/Kota di Maluku dan Indonesia.

“Apa yang dilakukan Negeri Rutong ditengah Pandemic Covid-19 ini bagian dari akselerasi pemulihan ekonomi nasional yang bertumpu pada desa yakni ketahanan pangan masyarakat desa, revitalisasi badan usaha milik desa (BUMDes), digitalisasi ekonomi desa dengan menggandeng e-commerce global dan padat karya tunai desa (PKTD),” bebernya.

Tak kalah penting, diingatkan Taufik, soal budaya literasi digital ke masyarakat harus terus didorong. Karena seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), literasi digital menjadi kebutuhan setiap hari agar bisa bersaing dengan daerah dan negara lain. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed