Lepas 11 CJH KKT, Ini Pesan Bupati

AMBON,MRNews.com,- Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Petrus Fatlolon melepas 11 orang Calon Jamaah Haji (CJH) asal KKT musim haji 1440 H 2019 M, Kamis (11/7/19). Pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera daerah dari Bupati kepada ketua kontingen KKT dan penyematan tanda peserta kepada CJH. Para CJH direncanakan berangkat dari Bandara Mathilda Batlayery, transit Bandara Pattimura Ambon, dan selanjutnya menuju Bandara Hassanudin Makasar, sebagai bandara embarkasi wilayah timur.

Pada kesempatan itu, Bupati tegaskan Pemda KKT berkomitmen terus berupaya meningkatkan pelayanan terbaik kepada CJH. Dengan perbandingan 1 : 1000, patut disyukuri karena KKT sebagai kabupaten yang berbatasan dengan negara tetangga Australia, justru memenuhi kuota, dengan jumlah warga muslim sesuai data Dinas Dukcapil sebanyak 9.571 jiwa, mendapat kuota 11 CJH. Apresiasi pun diberi bagi Kepala Kantor Kemenag KKT, panitia, pengurus MUI dan LPTQ, tokoh agama dan umat Islam yang telah memberikan dukungannya, sehingga proses pengurusan CJH tahun 2019, berjalan baik.

“Pemerintah daerah dan masyarakat KKT berharap bapak/ibu CJH bisa menjaga stamina, kesehatan dan pandai-pandailah bergaul dengan sesama CJH dari Kabupaten/Kota lain dalam satu kloter perjalanan, terutama selama berada di Tanah Suci hingga kembali, dengan membawa berkat melimpah bagi KKT, Bumi Duan Lolat tercinta,” tandas Bupati di Aula Kemenag Duan Lolat dalam rilisnya yang didapat media ini, Jumat (12/7/19).

KKT sebutnya telah ditetapkan sebagai tuan rumah event MTQ Ke XXIX tingkat provinsi tahun 2021 di Kota Saumlaki meski jumlah umat Muslim sedikit. Karena itu sejak saat ini KKT mulai berbenah diri serta melakukan berbagai persiapan, guna mensukseskan event keagamaan umat Islam tersebut. Bahkan umat Kristen di KKT pun telah diminta mendukung momen itu. Sementara infrastruktur penunjang, mulai direncanakan tahun ini termasuk menyediakan lahan, antara 6 sampai 10 hektar untuk arena pembukaan dan penutupan MTQ.

“Hampir semua Kabupaten ingin menjadi tuan rumah, namun KKT dengan jumlah umat muslim minoritas, diberikan kepercayaan sebagai tuan rumah. Bukan soal banyak sedikit, mayoritas atau minoritas, namun melaksanakan event-event keagamaan merupakan bagian dari pembangunan rohani manusia di Kabupaten ini. Menjalankan event keagamaan bentuk ibadah untuk kita semua. Saya berharap, seluruh umat Islam di KKT mendukung penuh dan menjadi motor penggerak, bekerjasama dengan semua pihak tanpa kecuali untuk turut terlibat didalamnya mensukseskan MTQ nantinya,” harap Fatlolon.

Sementara Kepala Kantor Kemenag KKT, Beny Fenyapwain mengatakan, program rutin tahunan ini dilaksanakan terutama untuk mengejar tri target sukses, yaitu sukses pembinaan, sukses pelayanan dan sukses perlindungan kepada CJH. Di KKT, ketiga target itu telah dilakukan demi mempersiapkan CJH menjadi CJH mandiri dan berkualitas. “Saya, jajaran dan CJH berterima kasih pada Pemda, DPRD KKT dan semua pihak, atas bantuan dan dukungannya sehingga berbagai proses penyelenggaraan ibadah haji dapat berjalan sukses terutama dukungan anggaran dalam APBD tahun 2019,” ungkap Beny.

Diketahui, dari 11 orang CJH KKT tahun 2019 ini, Abu Bakar Rumahtiga (74) menjadi CJH tertua. Sedangkan Akbar Tanjung menjadi CJH termuda, yang berusia 20 tahun. Hadir mendampingi Bupati, FKPD, pejabat Pemda, instansi Vertikal, BUMN/BUMD serta undangan lainnya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *