by

Laut Banda Diguncang Gempa 6,9 SR, Tidak Berpotensi Tsunami

-Maluku-97 views

AMBON,MRNews.com,- Wilayah Laut Banda diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter dengan magnitudo 6,9 SR, Jumat, (21/8/20) pukul 11.09.50 WIB atau 13.09.50 WIT.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6,84 LS dan 123,48 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 165 km Tenggara ButonSelatan-Sulawesi Tenggara pada kedalaman 586 km.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menyatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dalam akibat adanya deformasi atau penyesaran pada lempeng yang tersubduksi di bawah Laut Banda.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan turun (Normal Fault). Hasil pemodelan menunjukkan gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” tandas Triyono dalam rilis yang diterima media ini, Jumat (21/8).

Guncangan gempabumi ini kata dia, dirasakan di daerah Waingapu dan Wakatobi III-IV MMI, Mataram, Sumbawa Besar III MMI, Kota Bima, Ende, Ruteng, Kairatu, Banda II-III MMI, Tambolaka, Kendari, Kupang, Ternate dan Alor II MMI.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Tapi hingga pukul 11.50 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan M 5,0,” jelas Triyono.

Kepada masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” ajaknya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed