by

Launching Kampung Tangguh, Walikota Apresiasi Hukurila Masih “Bebas” Covid-19

-Maluku-94 views

AMBON,MRNews.com,- Negeri Hukurila Kecamatan Leitimur Selatan menjadi salah satu dari beberapa Desa/Negeri di Kota Ambon yang dilaunching sebagai kampung tangguh nusantara (KTN) dimasa Pandemi Covid-19.

Launching dilakukan Walikota Ambon Richard Louhenapessy di Kantor Negeri, Selasa (27/10). Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar, Dir Binmas dan Kabid Humas Polda Maluku, Wakil Walikota, Sekda Kota Ambon, Kapolresta P Ambon dan Pp Lease, As ops Korem 151/ Binaiya turut hadir momen tersebut.

Walikota didepan Kapolda mengapresiasi Negeri Hukurila. Pasalnya selama awal masa pandemi Covid-19 Maret lalu sampai saat ini yang mewabah di Kota Ambon, di Negeri Hukurila tidak ada yang terjangkit Covid-19 alias bebas virus. Karenanya, diharapkan trend ini bisa dipertahankan terus lewat kerjasama semua pihak.

“Sebuah kehormatan bagi kami dan negeri ini boleh didatangi bapak Kapolda. Beliau bukan orang Maluku tapi sangat memahami orang Maluku. Selaku Walikota, pintu terbuka bagi bapak untuk melayani di kota ini. Terima kasih juga atas gagasan dan supporting kampung tangguh,” tandas Walikota.

Hari ini diakui Louhenapessy, sebagai hari terakhir launching KTN. Tapi tiap-tiap kecamatan akan launching dua desa KTN. Beberapa yang telah jadi KTN diantaranya KTN Dusun Taeno Desa Rumahtiga, kebun percontohan rakyat “Laudato Si” di Negeri Passo dan terkini akhir September lalu tiga Negeri di Kecamatan Nusaniwe yaitu Negeri Erie, Negeri Seilale dan Negeri Latuhalat diresmikan jadi KTN.

Dengan launching kampung tangguh ini kata dia, dapat melihat hasil kerja masyarakat baik disektor pertanian, perkebunan maupun perikanan yang bisa menopang kehidupan dan perkuat ekonomi rakyat ditengah masa pandemi Covid-19.

“Apresiasi bagi Polri atas gagasan, konsep KTN untuk dampak fisik dan ketahanan diwilayah yang terkena dampak Covid-19. Dampak adanya KTN ini besar yaitu kurangi mabuk, judi dan kegiatan lain tidak bermanfaat, agar kedepan bisa menjadi anak muda yang mempunyai masa depan baik,” terang Louhenapessy.

Sementara itu, Kapolda Maluku ikut memuji Hukurila atas prestasi besar karena tidak kena dampak Covid-19. Hal ini bagian dari kerja-kerja luar biasa yang patut diceritakan serta mampu memaknai sesuatu dengan positif. Keberlangsungan sistem ini dan KPN di Negeri Hukurila bisa menjadi contoh bagi negeri-negeri yang lain.

“Kehadiran kami bukan mengenai level tapi upaya mendorong dan mengembangkan potensi yang ada. Kebersamaan ini jadi pelajaran untuk disebarkan ke negeri lain. Semoga kehadiran kami memotivasi negeri ini untuk selalu baik dan mempertahankan apa yang dibuat selama ini,” harap Kapolda.

Raja Hukurila Jhon Marthen mengaku,
selama masa pandemi, pihaknya sangat ketat menjaga Negerinya dari orang luar. Bahkan penjual sayur dari pusat kota Ambon juga dijaga ketat untuk tidak masuk negeri.

“Mayoritas masyarakat Negeri Hukurila kerjanya petani dan nelayan. Kami juga bekerjasama dengan Unpatti dan PKK untuk upaya tanaman hidroponik. Pemerintah Negeri dan warga berterima kasih atas perhatian yang diberikan lewat diresmikan KTN. Inilah kami dengan kesederhanaan. Semoga kedepan kami selalu diperhatikan pemerintah,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed