by

Latupono Minta Pemkot Jeli Tuntaskan Persoalan Pilraja

AMBON,MRNews.com,- Wakil ketua DPRD Kota Ambon Rustam Latupono meminta pemerintah kota (Pemkot) Ambon dalam hal ini bagian pemerintahan agar jeli dan proaktif dalam menuntaskan persoalan pemilihan raja (Pilraja) di Negeri Hative Kecil (Hatkec) Kecamatan Sirimau.

Pasalnya kata Latupono, warga setempat mengeluh masalah Pilraja tak kunjung selesai yang kemudian menghambat proses penyelenggaraan pemerintahan sebab penjabat sementara (Pjs) memiliki kewenangan yang terbatas.

“Persoalan mendasar bahwa kewenangan Pjs itu dia terbatas misalnya untuk hak-hak tanah diwilayah itu yang harus ditangani. Sebab kewenangan lebih luas ditangani raja defenitif,” terang Latupono kepada media ini di ruang kerjanya, Selasa (9/3).

Menurutnya, apa yang diungkap warga terkait hal itu adalah bentuk kepedulian dan jadi kebutuhan mendasar agar pemerintahan di Negeri Hative Kecil bisa berjalan lebih baik dan efektif dalam pengelolaan pemerintahan maupun dana desa di Negeri setempat.

“Jadi saya kira persoalan ini pemerintah kota khususnya bagian pemerintahan harus jeli dan proaktif untuk menyelesaikan persoalan pemilihan raja di Negeri Hative Kecil maupun Desa, Negeri lain yang kasusnya sama, masih menggantung dan dijabat Pjs,” harap politisi Gerindra itu.

Selain itu, Latupono mengaku, baik warga Hative Kecil maupun Desa Galala yang dikunjungi mengeluh juga terkait masalah sampah, penerangan jalan disepanjang sungai Wairuhu dan banyak meminta adanya pengerukan sungai tersebut.

Pasalnya sedimen endapan disungai itu sudah sangat tinggi dan ketika musim hujan bila tidak segera diangkat atau dinormalisasi sungai maka dipastikan bisa mengakibatkan banjir pada wilayah sepanjang sungai Wairuhu.

“Ini kewenangannya di Balai Sungai, bukan pemerintah provinsi atau kota. Maka kita akan minta mereka menormalisasi sungai Wairuhu untuk bisa dikerjakan. Kalau bisa tahun ini yah Bila tidak direspon, suka tidak suka saya meminta dinas PUPR kota Ambon bisa normalisasi. Kalau tunggu Balai Sungai untuk mengerjakannya juga repot,” tegasnya.

Ada pula persoalan pendidikan. Dimana warga berharap bak sampah didepan SMPN 13 Ambon yang berlokasi di Galala bisa dipindahkan karena mengganggu proses belajar mengajar di sekolah itu.

Serta masalah infrastruktur seperti perbaikan jalan di kompleks BTN Hative Kecil, saluran pada beberapa RT dan jalan setapak.

“Saya kira ini problem-problem masyarakat disaat saya kunjungi mereka ketika Reses atau serap aspirasi pekan kemarin. Semoga problem itu bisa kita tindaklanjuti lewat kewenangan DPRD maupun Pemkot agar pelayanan kepada masyarakat itu bisa lebih maksimal,” tutup legislator tiga periode. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed