by

Larang Beribadah, Wenno Kecam Tindakan Arogansi TNI/AU

AMBON,MRNews.com.-. Aksi larangan beribadah yang dilakukan aparat TNI/AU, di desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Minggu (15/02) pagi dikecam Wakil ketua Komisi I DPRD Maluku, Jantje Wenno.

Pasalnya, tindakan arogansi dan tidak masuk akal tersebut hanya karena salah satu umat, memakai sepatu yang tidak sesuai keinginan TNI/AU (red-nampak pada gambar), padahal sebelumnya belum ada pengumuman resmi gerejani tentang tata cara berpakaian.

“Selaku wakil ketua komisi I DPRD Maluku, saya mengecam tindakan yang dilakukan pihak TNI/AU terhadap jemaat kategorial Lanud Pattimura yang selama ini beribadah di lokasi tersebut” tegas Wenno, Minggu (15/05).

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan kota Ambon, dirinya menyesal tindakan arogansi yang dilakukan dengan hanya alasan yang dibuat-buat dan dirasakan sangat tidak masuk akal.

Diduga aksi ini sebagai buntut dari permasalahan sengketa lahan Laha-Tawiri yang belum tuntas.

“Seharusnya tidak dengan melarang jemaat beribadah, dengan berbusana seperti demikian, Tuhan saja tidak melarang apalagi Manusia, dan ini dilakukan pihak TNI/AU yang semestinya paham tentang kebebasan beribadah,” ungkapnya kesal.

Untuk itu, Politisi besutan Perindo tersebut menambahkan agar segera memeriksa dan mengusut oknum yang melarang kegiatan peribadatan.

“Saya meminta, bapak Panglima TNI dan KSAU untuk segera memanggil dan memeriksa mereka yang melarang orang beribadah dengan tidak memakai sepatu seperti yang diinginkan,” pintanya.

Wenno juga berharap, kiranya Panglima TNI menonton video yang beredar luas di masyarakat dan memberi sanksi bagi mereka, yang telah melukai umat Kristiani di Maluku secara langsung. (MR -03)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed