by

Langgar Perwali, Ijin Usaha Karaoke Nacamichi Terancam Dicabut

AMBON,MRNews.com,- Salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kota Ambon Nacamichi melanggar Peraturan Walikota (Perwali) nomor 27 tahun 2020 tentang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang melarang beroperasinya THM selama PSBB.

Akibatnya, tempat usaha yang berlokasi di jalan Diponegoro Kelurahan Ahusen terancam akan dicabut ijin usaha usai didapati melakukan aktivitas saat PSBB.

“Jadi setelah terima laporan masyarakat terkait aktivitas tempat karaoke Nacamichi yang beroperasi, kami langsung datangi tempat karaoke itu,” ungkap koordinator fasilitas umum tim pengendali PSBB Kota Ambon Richard Luhukay kepada awak media di Ambon, Kamis (3/2/2021).

Saat peninjauan, kata dia, pihaknya tidak menemukan aktivitas ditempat karaoke tersebut, namun didapati beberapa botol minuman belum sempat dibersihkan.

“Meski tidak ada lagi aktivitas, namun kami dapati beberapa botol minuman yang masih ada diatas meja dan sudah kami sita. Ada juga beberapa dokumentasi yang kami terima saat berlangsungnya aktivitas ditempat tersebut,” urainya.

Kepada masyarakat yang proaktif dalam memberikan laporan kepada tim PSBB terkait pelanggaran saat PSBB, Plt Kadispora Kota Ambon itu memberi apresiasi dan terima kasih karena sudah membantu memberikan informasi.

“Trima kasih kepada masyarakat yang sudah membantu pemerintah dengan memberi laporan-laporan terkait pelanggaran yang dilakukan. Kami berharap masyarakat dapat terus mendukung kami. Jika mendapati aktivitas yang langgar aturan, jangan sungkan untuk lapor kepada kami,” harapnya.

Terhadap pelanggaran yang dilakukan THM Nacamichi, tambah Luhukay, tim pengendali PSBB sudah melayangkan surat peringatan kepada pemilik usaha dan diharapkan segera menghadap tim pengendali PSBB untuk dimintai keterangan.

“Aktivitas mereka meski sesaat, tapi sudah langgar aturan. Maka pasti akan ada tindakan yang diambil PPNS bagi mereka, guna memberi efek jera sekaligus pembelajaran kepada yang lain untuk jangan sesekali melanggar aturan yang sudah ditetapkan dalam upaya pemutusan rantai penyebaran COVID-19 di Kota Ambon,” kunci Luhukay. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed