by

Lagi, DPRD Desak Indomaret-Alfamidi di Ambon Dibatasi

-Parlemen-259 views

AMBON,MRNews.com,- Desakan untuk dilakukan pembatasan jumlah gerai Indomaret dan Alfamidi di kota Ambon datang lagi dari DPRD kota Ambon. Sebelumnya oleh pimpinan komisi II. Kali ini, desakan diungkapkan langsung ketua DPRD Ely Toisutta. Baginya, permintaan tersebut juga merupakan aspirasi dari masyarakat yang harus diteruskannya selaku wakil rakyat.

DPRD lewat komisi II dengan dinas terkait kata Ely, sudah melakukan on the spot lapangan ke beberapa gerai Indomaret dan Alfamidi. Bahkan meminta keterangan dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) tentang rekomendasi Pemkot yang dikeluarkan untuk ijin jumlah Indomaret dan Alfamidi.

“Seberapa banyak rekomendasi yang diberikan, semua data sudah ada pada kami. Maka lewat kesempatan ini atas desakan dari masyarakat kota, saya meminta atau menghimbau Pemkot untuk membatasi jumlah gerai yang sudah dikeluarkan. Ini atas dorongan masyarakat dan selaku pimpinan dan anggota DPRD, kami menyalurkannya sebagai representasi dari rakyat kota,” pinta politisi Golkar kepada media di ruang kerjanya, Selasa (21/1/2020).

Desakan pembatasan itu diakuinya, bukan berarti menolak investasi dari pelaku usaha di kota Ambon. Tetapi semata-mata hanya mengharapkan adanya perimbangan daripada kegiatan usaha yang ada di kota ini dengan tidak mematikan usaha-usaha kecil lainnya dari masyarakat. Karena zona pembangunan sesama Indomaret dan Alfamidi dengan usaha dari masyarakat cukup berdekatan.

“Kami minta dibatasi. Sebab sesuai rekomendasi dinas yang dikeluarkan hanya 40 untuk Indomaret, Alfamidi 22 gerai. Tapi ada informasi masyarakat lebih dari kuota itu. Maka jika benar dan hasil kroscek di lapangan sesuai, mesti dibatasi. Yang sudah terlanjur dibangun tapi kuota sudah cukup harus segera ditutup,” ungkapnya.

DPRD kata dia, akan memberikan rekomendasi politik kepada Pemkot apabila ijin rekomendasi yang dikeluarkan bagi Indomaret dan Alfamidi tidak sesuai atau melebihi.

“Rekomendasi pastinya sudah melalui kajian oleh Pemkot. Tapi harus realistis, tidak boleh lebih. Kedepan lewat Baleg DPRD akan coba godok Perda inisiatif tentang zonasi investasi juga, supaya bisa aman usaha retail yang menengah ke atas dan kecil,” kunci Ely. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed