by

Kurikulum Mitigasi Kebencanaan Kebutuhan Bagi Ambon

AMBON,MRNews.com,- Rencana untuk memasukan pendidikan kebencanaan secara khusus mitigasi bencana dalam kurikulum pendidikan di sekolah baik tingkat SD maupun SMP disambut baik dinas pendidikan Kota Ambon yang akan mengupayakan. Pasalnya hal itu merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi kota Ambon, ditengah ancaman bencana gempabumi yang terus terjadi dan minimnya pengetahuan masyarakat termasuk guru dan siswa.

“Kurikulum pendidikan kebencanaan itu merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi kota Ambon,” tandas kepala dinas pendidikan Kota Ambon Fahmi Salatalohy kepada awak media di Manise Hotel, Selasa (15/10/19).

Untuk menuju ke tahapan itu menurut Fahmi tentunya akan melibatkan beberapa pihak dan para pakar yang terkait, termasuk mungkin juga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) karena mereka mempunyai kepentingan langsung dengan kebencanaan.

“Saya kira ini ide yang bagus dan akan kita pikirkan nanti. Sampai saat ini belum diusulkan. Yang kita usulkan kemarin itu tentang kurikulum orang basudara dan kuruikulum tentang musik. Tapi kurikulum mitigasi ini akan diupayakan,” paparnya.

Tentang kondisi sekolah di Ambon pasca gempa 6,5 SR dan 5,2 SR, dirinya akui secara umum sekolah-sekolah hanya rusak ringan. Namun ada dua sekolah yang masuk dalam kategori berat, salah satunya SD 91 Ambon. Dengan solusi sudah dimintakan teman-teman yayasan yang membidangi sekolah MTS untuk didrop masuk untuk merger dengan shift. Tapi karena ada gempa dan sekolah sementara diliburkan maka mereka tidak masuk lagi.

“Menyangkut dengan tanggap bencana merupakan ide yang bagus dan harus melibatkan beberapa stakeholder yang memiliki pengetahuan langsung tentang itu,” tutupnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed