by

Kuota Vaksin Covid-19 Dibagi Sesuai Kasus Positif Tertinggi

AMBON,MRNews.com,- Meski vaksin Covid-19 belum disalurkan dari pemerintah pusat, tapi pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku melalui Satgas Covid-19 pastikan kuota vaksin akan dibagi ke kabupaten/kota sesuai jumlah kasus positif tertinggi.

Ketua harian Satgas Covid-19 Provinsi Maluku Kasrul Selang mengaku, jatah vaksin Covid-19 untuk Maluku dari pusat sebanyak 1,1 juta. Jumlah itu akan dibagi dalam porsi masing-masing bukan berdasarkan banyak penduduk tapi angka positifity rate.

“Ambon, Maluku Tengah, SBB akan dapat kuota lebih banyak jika sesuai porsi jumlah penduduk. Tapi jika sesuai kasus positif tertinggi yah Kota Ambon. Tentu pertimbangan proporsional jadi utama,” sebut Kasrul kepada awak media di kantor Gubernur Maluku, Rabu (18/11).

Setelahnya kata Kasrul, yang didahulukan mendapat jatah vaksin tenaga kesehatan/medis yang berada digaris depan dalam penanganan COVID-19.

Kemudian TN/Polri yang berada digaris depan, lalu PNS yang melakukan pelayanan publik ditengah pandemi Covid-19. Terakhir baru masyarakat atau mereka yang ada tapi tidak dalam keadaan mendesak.

“Beta kira untuk jumlah vaksin 1.1 juta cukup banyak bagi Maluku. Sebab jumlah penduduk Maluku 1,8 juta dengan angka positif terakhir per kemarin di Maluku 4147 orang dan 512 jiwa masih dirawat,” jelasnya.

Apalagi vaksin tambah Sekda Maluku itu hanya diperuntukkan untuk usia 18-59 tahun. Rentan usia itu sesuai petunjuk dari Satgas Covid-19 nasional. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed