by

Kunci Safari Ramadhan di Waihaong, Sekkot: Ini Bukan Pencitraan, Tapi Silaturahmi & Empati

AMBON,MRNews.com,- Lima (5) hari Safari Ramadhan tahun 2022 yang merupakan agenda rutin setiap tahun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) berakhir di pelataran Masjid AT-Taubah, Kelurahan Waihaong, Kecamatan Nusaniwe, Jumat (22/4).

Diakhir Safari Ramadhan, Walikota Ambon Richard Louhenapessy dan Wakil Walikota Syarif Hadler kompak tak hadir karena ada agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan.

Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Agus Ririmasse yang mewakili keduanya hadir menyapa masyarakat Waihaong dan Silale sekaligus bagikan 250 takjil dan 100 paket Sembako, didampingi dua asisten dan beberapa pimpinan OPD Pemkot.

Ririmasse dikesempatan tersebut katakan,
Safari Ramadhan ini setiap tahun dijalankan Pemkot dan patut disyukuri kali ini dikunci di di Waihaong, demi menjaga silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

“Ini bukan mau pencitraan supaya rakyat tahu pemerintah mau perhatikan. Selain kegiatan rutin, tapi ini upaya kita untuk menjalin silaturahmi dan empati terhadap masyarakat yang menjalani ibadah puasa Ramadhan,” terangnya.

Lebih lanjut, Ririmasse mengajak seluruh masyarakat untuk tetap jaga kerukunan antar umat beragama, dan jangan mudah diadu-domba.

“Kerukunan antar umat beragama harus dijaga. Jangan mudah terprovokasi oleh oknum tidak bertanggungjawab,” ingatnya.

“Belajar dari pengalaman dari tahun 1999 silam. Kita pernah berada di fase dimana untuk bertemu kerabat saja, susahnya minta ampun. Jadi mari jaga kerukunan di Ambon,” sambung mantan Kadis Dukcapil Kota Kupang itu.

Dia mengaku, ditugaskan khusus menutup Safari Ramadhan sekaligus sampaikan pesan Walikota dan Wakil Walikota Ambon yang satu bulan lagi, pada 22 Mei 2022 akan akhiri tugas pengabdiannya di Kota Ambon ini.

“Pak Wali dan Wakil Walikota sampaikan permohonan maaf dan terimakasih kepada warga Waihaong dan Silale karena telah mendukung pemerintahan mereka selama lima tahun terakhir,” paparnya.

Bila ada harapan dan kebutuhan masyarakat di Waihaong dan Silale khususnya yang belum terpenuhi, keduanya mohon maaf sebesar-besarnya, karena kesempurnaan hanya milik sang pencipta.

“Banyak kekurangan ada di kita. Sebab kesempurnaan hanya milik Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Doakan keduanya agar terus sehat dan mengabdi bagi bangsa dan daerah ini lewat cara apapun,” harapnya mengulang ucapan Walikota dan Wakil Walikota.

Sementara, Iwan Rumbia, tokoh masyarakat Waihaong & Silale menyatakan, Safari Ramadhan ini sangat bermanfaat karena untuk menyapa, melihat dan sekaligus silaturahmi dengan warga Muslim yang jalankan ibadah Ramadhan.

“Ini bentuk kepedulian Pemkot kepada warganya. Mudah-mudahan Safari Ramadhan ini terus berlanjut kedepan agar pemerintah dan masyarakat dapat terus menjalin silaturahmi,” pungkasnya.

Diketahui, dalam bulan puasa kali ini, ada lima wilayah di Kota Ambon, yang menjadi titik Safari Ramadhan Pemkot Ambon sejak 18 April 2022 lalu dan dimulai di Dusun Air Manis – Laha, Masjid Al Ijtihad.

Kemudian Dusun Air Ali Negeri Rumah Tiga, Masjid Al- ijtihad Desa Waiheru, Pondok Pessantren Al Ishaka-Ahuru Negeri Batu Merah, dan terakhir 22 April 2022 di Masjid At-Taubah Kelurahan Waihaong. (MR-02)



Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed