by

Kota Ambon “Telorkan” 189 Orang CPNS, Didominasi Tenaga Guru & Kesehatan

-Kota Ambon-128 views

AMBON,MRNews.com,- Setelah melalui serangkaian tes baik seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) dimasa Pandemi Covid-19 yang kemudian diintegrasikan nilainya, seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) pemerintah kota (Pemkot) Ambon tahun 2019 pun telah “menelorkan” hasil.

Dari 285 formasi yang diperuntukkan untuk Pemkot Ambon, 189 orang CPNS berhasil lolos menjadi abdi negara. Kelolosan itu didominasi oleh tenaga guru dan kesehatan, sisanya tenaga teknis.

Namun, hasil itu dianggap jauh dari yang diharapkan pimpinan daerah di Ambon.

“189 yang lolos dari formasi 285. Kekosongan yang terjadi karena sebagian besar tidak ada pelamar, terutama dibidang kesehatan. Ada juga yang kebutuhan formasi banyak, tapi yang lolos tak capai target dibeberapa jabatan,” tandas Kepala BKPSDM Kota Ambon Benny Selanno saat dihubungi via seluler, Minggu (1/11/20).

Dengan hasil itu, menurut Benny, memang jauh dari target atau ekspektasi awal oleh Pemkot yang berharap 285 formasi bisa terisi seluruhnya. Bahwa ada formasi yang tidak ada pelamar disisa jabatan juga tidak dapat menafikan.

Sehingga hal ini tentu akan jadi catatan atau evaluasi Pemkot Ambon pada seleksi CPNS tahun-tahun depan. Agar bagaimana mendorong pelamar atau pencari kerja menyebar ditiap formasi sesuai bidang ilmu sehingga tidak bertumpu pada satu jabatan.

“Tentu kita akan tetap mengejar kita punya formasi supaya pelayanan publik itu dia maksimal. Tapi kalau memang tidak ada pelamar yah jadi catatan buat kita kedepan untuk mendorong pelamar agar mengisi formasi menyebar, tak disatu bidang,” jelas Benny.

Mayoritas yang lolos CPNS Pemkot Ambon tahun 2019 ini tambahnya, dari guru dan tenaga kesehatan. Tahapan berikut yaitu peserta akan dipanggil untuk persiapan pemberkasan, yang mana secara online sudah harus diunggah paling lambat 15 November.

“Tapi belum tahu kapan sebab masih menunggu petunjuk dari pa Walikota,” kuncinya.

Dari catatan media ini, sejumlah formasi yang tidak terisi sama sekali antara lain medik veteriner, statistisi, arsiparis umum, arsiparis khusus penyandang disabilitas, pamong budaya, teknisi elektromedis, perekam medis, nutrisionis, pranata bencana.

Selanjutnya pengelola kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner, analis ketahanan keluarga, pengelola pemberdayaan, perlindungan perempuan dan anak, pengolah sarana prasarana pengairan, pengelola instalasi teknologi informasi, analis kebakaran, pengelola organisasi politik dan ormas. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed