by

Kota Ambon Tak Punya Vaksin AstraZeneca Batch 547

AMBON,MRNews.com,- Kota Ambon saat ini tidak memilik stok vaksin jenis Astrazeneca batch CTMAV 547 yang kabarnya ditarik atau ditunda penggunaannya sementara oleh pemerintah pusat (Pempus) melalui satuan tugas (Satgas) percepatan penanganan COVID-19 nasional untuk dilakukan uji keamanan oleh Badan POM.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon Wendy Pelupessy katakan, pihaknya selama ini hanya mendapat pasokan vaksin AstraZeneca batch CTMAV 541 dari pemerintah provinsi. Sedangkan Astrazeneca batch 547 sama sekali tidak didapatkan maupun digunakan untuk sasaran vaksin.

“Kita selama ini cuma dapat vaksin Astrazeneca batch 541, tidak dapat batch 547 yang khusus bagi pihak TNI/Polri. Di gudang farmasi milik Dinkes kota pun sudah dikonfirmasi memang tidak ada batch 547, hanya 541,” jelas Wendy kepada awak media disela vaksin massal lanjutan prioritas tahap kedua di tribun lapangan merdeka, Kamis (20/5).

Selama ini saat suntik vaksin Astrazeneca pun sebutnya, itu digunakan batch 541 pada sasaran prioritas tahap kedua. Termasuk kelompok sasaran prioritas lanjutan pasca Idul Fitri hari ini pun disuntik Astrazeneca batch 541 yang diperuntukkan untuk masyarakat dan pelayan publik.

“Hari ini (kemarin-red) sebanyak 634 orang terdaftar untuk divaksin lanjutan. Tentu seperti biasanya, mereka harus melalui tahapan skrining dan sebagainya sebelum divaksin,” tandasnya.

Vaksinasi masal lanjutan prioritas tahap kedua ini kata Wendy, akan berlangsung sampai tanggal 31 Mei 2021. Artinya dari waktu yang ada sekitar dua pekan lagi untuk dituntaskan.

“Dari jam 9 pagi sampai 4 sore untuk pendaftaran. Jadi pendaftaran baru sampai jam 4 sore, kita akan selesaikan yang sudah didaftar. Proses ini akan berjalan hingga 31 Mei,” jelasnya.

Pada lanjutan ini, kata Wendy, pihaknya menyisir lagi mereka yang belum melakukan vaksinasi. Mulai dari orang tua lanjut usia (Lansia), guru SD-SMA, pedagang, ASN baik pemerintah kota (Pemkot) maupun provinsi, sopir angkot, RT/RW.

Termasuk pula kader posyandu, tokoh agama, pelaku usaha dan pelaku pariwisata Sebab itu, untuk maksimalkan waktu, maka hari libur pun tetap petugas kesehatan standby lakukan vaksinasi, termasuk hari Minggu.

“Ini untuk semua mereka yang masuk dalam prioritas tahap kedua yang belum dilakukan vaksinasi. Termasuk ASN provinsi juga masuk prioritas tahap kedua,” urai Wendy.

Untuk vaksinasi tahap kedua, tambah Wendy, sasarannya sebanyak 72 ribu. Dimana saat ini yang sudah tervaksin sejauh ini ditahap kedua adalah 37.734 orang sasaran.

“Guna mencapai mencapai target itu, edukasi, sosialisasi terus ditingkatkan kepada masyarakat bahwa vaksin aman serta memaksimalkan setiap harinya untuk vaksin tetap jalan, tidak mengenal hari libur dan Minggu,” ungkapnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed