by

Korsleting, Diduga Jadi Penyebab Terbakarnya RM Sari Rasa

AMBON,MRNews.com,- Kebakaran yang menimpa Rumah Makan (RM) Sari Rasa Ikan Bakar milik Hj Aminah (64) di jalan Anthony Reebook, Rabu (22/1/2020) malam diduga karena arus pendek listrik atau korsleting. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil sangat banyak termasuk surat berharga. Jumlahnya belum diketahui pasti.

Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Iptu Julkisno Kaisupy mengaku, kebakaran tersebut berawal dari kamar karyawan di lantai 2 rumah makan, yang mana kamar tersebut terbuat dari berbahan kayu yang mudah terbakar. Adapun kejadian itu merupakan yang kedua kalinya. Kala itu, akibat korsleting listrik pada kamar karyawan.

“Kerugian material akibat kebakaran yakni dua unit Freezer, satu unit Kulkas, dua unit TV 32 Inch, dua unit AC, tiga buah meja panjang, 18 buah kursi, empat HP milik anak pemilik rumah makan merek Samsung seharga Rp. 3.600.000 dan milik karyawan merek Xiaomi seharga Rp. 7.000.000. Juga surat-surat berharga milik karyawan dan pemilik rumah makan. sebagian rumah makan bagian belakang hangus terbakar,” ungkapnya kepada awak media, Kamis (23/1).

Kronologis awal dikatakan, menurut saksi 1 Wandi (23) karyawan, saat kejadian aktifitas di rumah makan sementara berlangsung dan posisi saksi duduk di depan rumah makan. Tiba-tiba terdengar teriakan dari karyawan toko ayam potong sehat Fando bahwa “tabakar, tabakar”. Mendengarnya, saksi bergegas ke belakang rumah makan dan melihat api berasal dari kamar karyawan di lantai 2.

“Selanjutnya saksi bersama rekan-rekannya sekitar 4 orang berusaha memadamkan api dengan alat seadanya namun kobaran api semakin membesar. Akibatnya mereka tidak dapat berbuat apa-apa, sehingga saksi langsung keluar dari dalam rumah makan dan berusaha menyelamatkan diri di tempat yang aman,” jelasnya.

Saksi lain Fando (29) mengaku, sekitar pukul 21.35 WIT, saksi saat itu baru selesai memotong ayam pelanggan, yang mana jarak antara saksi dan TKP sekitar 5 meter. Kemudian saksi melihat kobaran api dari RM Sari Rasa di bagian belakang. Saksi lalu berteriak “tabakar, tabakar, capat panggel pemadam ada kebakaran di belakang”. Teriakan saksi lalu direspons Wandi yang melihat titik api dan berusaha memadamkan.

“Pukul 21.40 WIT, 6 unit mobil Damkar Kota Ambon berusaha memadamkan kobaran api. 10 menit kemudian, api dipadamkan. Lalu 7 personil Polsek Sirimau yang dipimpin Kapolsek Sirimau IPTU Egidio Sumilat didampingi Wakapolsek IPDA Sjafrudin Achmad dan SPKT Polresta Ambon serta Sabhara Polda Maluku tiba dan melakukan pengamanan TKP dan menghimbau warga agar tidak mendekati TKP. Pihak PLN Rayon Kota Ambon juga tiba di TKP untuk memadamkan listrik,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed