by

Kontingen Maluku ke PON Papua Bakal Dikawal Anggota Brimob

AMBON,MRNews.com,- Keberangkatan kontingen Maluku ke PON XX di Papua nantinya akan dikawal Dansat Brimob Polda Maluku dan anggota Brimob. Karena itu perlu ada gambaran bagaimana teknis keberangkatan atlet, non atlet dan tim kesehatan dari KONI Maluku.

“Rapat koordinasi (Rakor) ini untuk kita mendengar kesiapan termasuk teknis keberangkatan para atlet menuju Papua. Termasuk gambaran target pencapaian atlet Maluku pada PON XX,” kata Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri saat Rakor di ruang kerja Kapolda, Jumat (31/7).

Mewakili Maluku dalam perhelatan akbar pekan olahraga ditingkat nasional, Kapolda meminta agar kesehatan para atlet dan pelatih dapat diperhatikan secara baik.

“Kesehatan para atlet dan pelatih harus benar-benar diperhatikan,” harapnya.

Kapolda pun meminta pihak Dispora dan KONI agar dapat melakukan komunikasi intens dengan Gubernur Maluku. Sebab dirinya yakin akan ada tambahan anggaran.

Pasalnya khusus terkait bonus untuk para atlet sebutnya, sangat penting sebagai bentuk perhatian kepada atlet dan berdampak untuk kader-kader yang akan datang.

“Saya juga minta Dansat Brimob menghitung jumlah kekuatan dan kebutuhan pengamanan pada PON XX di Papua, ajukan ke KONI. Untuk keberangkatan tim Aju komunikasikan dengan Dispora dan KONI,” pintanya.

Senada, Wakapolda Maluku Jan de Fretes mengusulkan, sebelum berangkat, atlet, pelatih, tim kesehatan dan personil pengamanan dapat dipertemukan atau bersilaturahmi agar komunikasi antara semua unsur itu terbangun dengan baik.

“Saya minta Dispora dan KONI agar dapat membuatkan Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi atlet selama berada di Papua dan berikan pemahaman untuk atlet agar selama disana seperti apa,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Maluku Agus Lomo mengaku, terdapat 14 Cabang Olahraga (Cabor) di PON XX Papua yang diikuti atlet Maluku, diwakili 46 atlet, dengan 50 persen dari cabang bela diri.

“Para atlet akan diberangkatkan bulan September 2021 dan dibagi dalam 4 kloter, yaitu tanggal 5, 15, 23 dan 29. 14 hari sebelum berangkat semua altet akan dikarantina,” terangnya.

Ia mengaku, puluhan atlet yang akan bertanding di Papua sudah menjalani pelatihan terpusat di Wisma Atlet dan Poka sejak April 2020.

“Sempat dilaksanakan latihan mandiri karena tingginya kasus Covid-19, tapi sekarang sudah dilaksanakan lagi latihan terpusat,” tandasnya.

Ketua Satgas Pelatda PON KONI Maluku Jantje Haumasse menambahkan, dalam PON XX, pihaknya menargetkan sebanyak 11 medali emas. Target itu diharapkan bisa tercapai meskipun dengan anggaran yang kurang dari perencanaan.

“Anggaran yang kami ajukan Rp.27 M. Namun yang di ACC hanya Rp.16 M. Sedangkan untuk peralatan dan perlengkapan atlet saja bisa habiskan dana sekitar Rp.16 M. Ini karena terjadi beberapa kali refocusing anggaran,” ungkapnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed