by

Kominfo: Aplikasi Obrolan Audio Clubhouse Belum Terdaftar

Jakarta,MRNews.com,- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) merespons isu tentang pendaftaran aplikasi obrolan audio (radio chat) Clubhouse, bahwa aplikasi itu belum terdaftar di Kemenkominfo.

“Clubhouse belum terdaftar di kominfo dan kami harap dapat mendaftar sesuai ketentuan dalam PM 5/2020,” tandas Juru Bicara (Jubir) Kemenkominfo Dedy Permadi di Jakarta, Kamis (18/02/2021).

Terhadap itu, Kemenkominfo mewajibkan pendaftaran untuk setiap penyelenggara sistem elektronik (PSE).

“Sesuai PM 5/2020, setiap PSE wajib melakukan pendaftaran ke pemerintah,” kata Dedy.

Dalam peraturan Menteri Kominfo nomor 5 tahun 2020 tentang penyelenggara sistem elektronik lingkup privat, kewajiban itu juga mencakup PSE yang menyediakan, mengelola, dan/atau mengoperasikan layanan komunikasi meliputi namun tidak terbatas pada pesan singkat, panggilan suara, panggilan video, surat elektronik, dan percakapan dalam jaringan dalam bentuk platform digital, layanan jejaring dan media sosial.

Menurut Jubir Dedy Permadi, aplikasi yang tidak terdaftar akan mendapatkan pemutusan akses berupa tindakan pemblokiran akses, penutupan akun dan/atau penghapusan konten.

“Sesuai Peraturan Menteri Kominfo No 5/2020, PSE yang tidak mendaftar sesuai kebijakan yang berlaku, akan mendapat sanksi administrasi berupa pemutusan akses,” tegasnya.

Kewajiban melakukan pendaftaran bagi PSE Lingkup Privat dilakukan sebelum sistem elektronik mulai digunakan oleh pengguna.

“Masa pendaftaran adalah 6 bulan sejak PM diundangkan pada tanggal 24 November 2020. Ketentuan ini berlaku untuk semua PSE, tidak hanya Clubhouse,” tambahnya.

Menurut Dedy, tujuan pendaftaran itu dimaksudkan untuk menjaga ruang digital Indonesia lebih sehat dan melindungi warganet sebagai pengguna aplikasi.

“Proses pendaftaran ini proses biasa dan wajar, seperti halnya pendaftaran usaha. Ini ditujukan untuk kepentingan warganet dan ruang digital Indonesia yang lebih sehat, seperti terkait pelindungan data pribadi dan keamanan siber,” paparnya.

Ditegaskan, masyarakat dapat memberikan pengaduan/informasi terhadap PSE lingkup privat yang tidak melakukan kewajiban pendaftaran.

“Warganet tidak perlu khawatir karena proses pendaftaran PSE-PSE telah, sedang, dan akan berjalan sampai batas waktu nanti,” ungkapnya. (**)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed