by

KKT Minta Jatah PI 10 Persen Blok Masela

AMBON,MRNews.com.- Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Petrus Fatlolon memboyong anggota DPRD KKT menjumpai DPRD Maluku guna membicarakan jatah KKT terkait Participating Interest (PI) 10 persen yang telah ditetapkan Pemerintah Pusat (Pempus) untuk Pemerintah Provinsi(Pemprov) Maluku.

Keinginan KKT untuk mendapat bahagian lebih dari PI 10 persen yang telah ditetapkan Pempus bagi Maluku dan akan dikelola oleh PT Maluku Energi Abadi mendapat kritikan dari KKT.

Sayangnya pembicaraan yang berlangsung alot dengan berbagai perdebatan argument dilakukan secara tertutup di DPRD Maluku, Senin (15/3).

Fatlolon kepada media mengaku, Pemprov Maluku diharapkan bijak dengan bisa memberikan bagian KKT mengingat KKT akan menerima dampak langsung.

Karena itu, diharapkan baik Pemrov Maluku maupun DPRD Maluku dapat berunding bersama KKT untuk membicarakan pembagian PI 10 persen yang merupakan bagian KKT.

“KKT tetap menunggu terkait presentasi pembagian PI 10 persen. Saya berharap pembagian ini bisa dibicarakan di Maluku sehingga tidak mesti melibatkan pemerintah pusat. Kapan saja, kami siap untuk berdialog “ ujar Fatlolon kepada wartawan di Ambon.

Dijelaskan, dengan Presiden telah mengeluarkan skema pengeloloaan Blok Masela di darat maka seluruh fasilitas pembangunan Blok Masela ada di KKT.

Dengan begitu, KKT bukan saja menjadi daerah terdampak namun juga menjadi daerah penghasil.

“Pastinya, ada resiko yang akan diterima KKT setelah beroperasinya Blok Masela. Karena itu, dengan segala pertimbangan maka KKT mesti mendapat jatah yang lebih dari PI 10 persen Blok Masela demi masa depan rakyat KKT” urai Fatlolon. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed