by

KKN di Ema, Mahasiswa UKIM Lakukan Pelatihan Tanaman Hidroponik

-Pendidikan-561 views

AMBON,MRNews.com,- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM UKIM Angkatan XLVIII yang berjumlah 12 orang sebulan melaksanakan KKN mulai 4 Februari dan akan berakhir pada 4 Maret 2020 di Negeri Ema Kecamatan Leitimur Selatan. Dengan instruktur KKN Rido Latuheru dan Charles Tiwery.

Selama waktu itu, tim melaksanakan salah satu kegiatan yang penganggarannya bersumber dari institusi UKIM yaitu Pelatihan Tanaman Hidroponik pada 19 Februari 2020 lalu dengan sasaran kelompok mitra yaitu ibu-ibu PKK Negeri Ema.

Latuheru katakan, KKN kali ini tidak seperti dulu yang tinggal 2-3 bulan di masyarakat. Intinya KKN, harus ada sesuatu yang dibuat mahasiswa kepada negeri dimana mereka ada. Sehingga ketika penarikan besok, Rabu (4/3) ibu-ibu PKK sudah saling berdayakan untuk membuat tanaman hidroponik yang menguntungkan mereka.

“Kegiatan pelatihan tanaman hidroponik tidak asing lagi bagi masyarakat. Instruktur hanya sifatnya memediasi dan mendampingi mahasiswa KKN. Seluruh kegiatan dilakukan oleh mahasiswa. Kami berharap kegiatan ini bermanfaat,” ungkapnya di Ambon, Selasa (3/3).

Ketua KKN Oktovianus Tomasoa katakan, tanaman hidroponik tidak memerlukan lahan besar, hanya perlu lahan kecil seperti halaman rumah atau tempat parkir. Ditonjolkannya pelatihan tanaman hidroponik karena ada beberapa kelebihan antara lain sistem hidroponik itu ramah lingkungan karena tidak mengandung pestisida atau obat yang bisa merusak tanah.

Kemudian tidak membutuhkan tanah, pertumbuhan tanaman akan lebih cepat, tidak perlu melakukan penyiraman tanaman seperti bercocok tanam pada umumnya. Karena media yang digunakan sudah memakai air, tenaga yang dibutuhkan lebih sedikit, hasil panen metode hidroponik cenderung lebih banyak, metode bercocok tanam menggunakan hidroponik tidak akan tergantung cuaca dan keuntungan lainnya.

“Setelah mendengar keuntungan atau kelebihan tanaman hidroponik, ibu-ibu PKK sangat antusias selama pelatihan. Kami harapkan, apa yang sudah diberikan, pada waktunya nanti akan membuahkan hasil yang dapat dinikmati oleh ibu-ibu PKK dan masyarakat pada umumnya. Yang penting tekun, sabar dan mau untuk berhasil. Dengan proses yang baik, pasti hasil akan memuaskan,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed