by

Kiriman Benih Lobster dari Ambon Dihentikan Sementara

AMBON,MRNews.com,- Kiriman benih lobster yang biasanya dilakukan oleh dua (2) perusahaan di Kota Ambon dihentikan sementara sesuai petunjuk dan arahan dari Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Hal ini sebagai dampak dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo 25 November lalu dalam kasus dugaan korupsi benih lobster.

Sehari kemudian, Plt Dirjen Perikanan Tangkap mengeluarkan surat edaran untuk moratorium eksport benih lobster.

“Jadi sampai sekarang untuk benih lobster khan tidak diekspor lagi hingga saat ini. Terakhir 27 November 2020 untuk seluruh Indonesia,” tandas kepala dinas perikanan kota Ambon Steven Patty kepada media ini di Balaikota Ambon, Rabu (9/12).

Karena adanya edaran itu yang diharuskan berhenti sementara ekspor benih lobster, otomatis sebut Patty, pihaknya langsung tindaklanjuti dengan pengeluaran surat keterangan asal benih (SKAB) yang intinya memberhentikan pengeluaran untuk benih lobster.

“Memang untuk bahan benih lobster (BBL) itu ada juga yang asal dari Ambon untuk produksi dan kirim. Terakhir, kita dari dinas perikanan mengeluarkan SKAB itu tanggal 26 November. Sesuai waktunya langsung diclosed, itu yang terakhir. Jadi sampai sekarang masih berhenti,” tandasnya.

Soal berapa banyak biasanya benih lobster yang dikirim dari kota Ambon ke Jakarta untuk selanjutnya diekspor keluar, kata dia tergantung dari nelayan penangkap benih lobster di Ambon yang sudah ada registrasinya, nomor registrasinya.

“Terakhir yang di BBL kemarin itu kalau tidak salah surat keterangan itu ada 135 benih lobster, kalau tidak salah. Tapi biasanya itu rata-rata ada sampai 1000 lebih,” jelasnya.

Dikatakan, ada dua perusahaan di Ambon yang produksi benih lobster ialah PT Gerbang Lobster Nusantara dan UD Samudera Jaya. Nantinya eksport diwilayah Jakarta sebab satu pintu tapi bahan, benihnya dari Ambon.

“Tujuan ekspor benih lobster dari Indonesia itu hanya Vietnam. Kota Ambon dibawah masuk ke Jakarta baru diekspor. Karena satu pintu ekspor lewat satu ekspedisi. Memang ada 30 eksportir/perusahaan yang dapat kuota ekspor tapi ekspornya semua dari Jakarta. Tangkap disini, ekspor dari Jakarta,” ungkapnya.

Kondisi yang terjadi terhadap Menteri tambah dia, dampaknya hanya pada benih lobster saja. Sedangkan yang lain tidak ada masalah atau aman. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed