Ketua DPRD Akui Pendidikan di Maluku Masih Rendah

AMBON,MRNews,com.- Ketua DPRD Provinsi Maluku, Edwin Adrian Huwae mengaku, jika kualitas pendidikan di Provinsi Maluku masih rendah, sehingga berdampak pada jumlah kelulusan. “Jika kita menggunakan ukuran dalam beberapa seleksi, maka itu akan menjadi peringatan, bahwa memang tugas kita meningkatkan kualitas pendidikan,” kata Huwae kepada wartawan, di Gedung DPRD, Kamis (2/5).

Menurutnya, agar kualitas pendidikan bisa meningkat, maka mesti didukung dengan infrastruktur yang memadai, dan juga peningkatan kualitas guru. Untuk itu, kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Murad Ismail-Barnabas Orno yang baru saja dilantik, untuk bisa memberikan perhatian yang serius, agar dunia pendidikan di Maluku bisa lebih maju.

Disinggung mengenai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang belum diterapkan pada seluruh sekolah di Maluku, Huwae mengaku, bahwa infrastruktur menjadi kendala utama.

“Itu yang tadi saya katakan, infrastruktur pendidikan kita belum cukup baik. Bahkan anggaran pendidikan kita berdasarkan Undang-Undang (UU) 20 persen juga belum. Untuk itu, Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang disalurkan ke sekolah-sekolah diharapkan bisa dikelolah dengan baik oleh Kepala Sekolah (Kepsek) maupun para guru,” tandas Huwae.

Huwae kemudian membeberkan, ada beberapa temuan yang disampaikan kepada dirinya selaku Ketua DPRD Provinsi Maluku, tentang penyalagunaan dana BOS di sejumlah Sekolah. “Untuk itu saya berharap, kedepan dana BOS ini bisa digunakan tepat sasaran, sehingga harapan pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan di Maluku bisa tercapai,” demikian Huwae. (MR-01)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *