Kerabat Mulai Datangi Kediaman & Rumdis Wawali

AMBON,MRNews.com,- Meski jenazah istri Wakil Walikota (Wawali) Ambon, Ibu Iffah Syarif Hadler yang meninggal dunia, Senin (10/6/19) pukul 15.20 waktu Belanda direncanakan baru tiba di Kota Ambon, Maluku dari Belanda, Kamis (13/6/19) pagi, tetapi sejumlah kalangan dan kerabat sudah mulai mendatangi rumah dinas (Rumdis) Wakil Walikota, Syarif Hadler di kawasan Karang Panjang dan kediaman pribadi di Galunggung, Negeri Batu Merah, Senin (10/6) malam hingga Selasa (11/6) dini hari.

Pantauan media ini, terlihat di Rumdis Wawali, ada sekretaris kota (Sekkot) Ambon, A.G. Latuheru bersama hampir seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) pemerintah kota (Pemkot) Ambon bersama sejumlah ASN, yang tiba untuk membuat berbagai persiapan, selepas melakukan video confrence dengan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy langsung dari Belanda di lantai II Balaikota perihal meninggalnya istri Wawali itu.

Selain itu, terlihat pula beberapa pengurus wilayah dan anggota PPP provinsi Maluku, satu diantaranya Ketua Bidang OKK, Hendra Suat. Kemudian anggota DPRD Kota Ambon dari PPP, Novan Liem, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buru dari PPP yang juga terpilih sebagai anggota DPRD Maluku dapil Buru-Bursel periode 2019-2024, Azis Hentihu, politisi PKPI Simon Petrus Nanulaitta, kerabat dekat keluarga Syarif Hadler dan warga sekitar kompleks Karang Panjang.

Sementara di kediaman pribadi almarhuma kawasan Galunggung, terlihat anggota DPRD Kota Ambon dua periode yang juga terpilih sebagai anggota DPRD provinsi Maluku dapil Maluku 1 (Kota Ambon) periode 2019-2024, Rovik Akbar Affifudin, beberapa pengurus DPC PPP Kota Ambon, Kadis Pendidikan Kota Ambon, Fahmi Salatalohy, Sekretaris Satpol PP kota, Richard Luhukay, serta warga sekitar.

Sebagaimana diketahui, Iffah Syarif Hadler tutup usia di salah satu rumah sakit (RS) ternama di Amsterdam, Belanda, Senin (10/6/19) sore waktu Belanda tepat pukul 15.20 dalam usia 55 tahun karena sakit. Direncanakan jenazah akan diberangkatkan dari Amsterdam Rabu (12/6) pagi dan diharapkan tiba di Jakarta Kamis (13/6) pagi dan selanjutnya diupayakan sungguh, lewat koordinasi dengan pesawat Garuda Indonesia, jenazah akan diberangkatkan Kamis pagi menuju Kota Ambon. Sementara anak-anak almarhuma, kabarnya tiba besok (hari ini-red) di Ambon dari Jakarta.

“Mohon doa restu dari seluruh rakyat dan masyarakat kota Ambon agar semua proses mulai keberangkatan dari Belanda hingga kedatangan Jenazah di kota Ambon dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan dan halangan apapun. Atas nama pemerintah kota, kami sampaikan rasa kehilangan dan dukacita yang sangat mendalam. Dan Ambon berduka hari ini,” sebut Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam video confrence langsung dari Belanda, Senin (10/6) malam waktu Indonesia. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *