by

Kekurangan APD, Pemkot Minta Penambahan ke Pusat

-Kota Ambon-256 views

AMBON,MRNews.com,- Kota Ambon mengalami kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) terhadap coronavirus disease (Covid) 19. Sebab saat ini hanya satu yang dimiliki oleh dinas kesehatan (Dinkes) pemberian Dinkes provinsi sebagai sampel.

Ketua gugus tugas pencegahan dan penanganan Covid 19 Kota Ambon Syarif Hadler mengaku, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon lewat Walikota akan mengirimkan surat kepada pemerintah pusat guna meminta penambahan APD. Karena hal itu sangat penting guna mengantisipasi segala kemungkinan yang bakal terjadi.

“Kita kekurangan APD. Kita baru punya satu saja. Hari ini pak Walikota akan menandatangani suratnya untuk disampaikan kepada BNPB meminta bantuan penambahan. Kita berdoa semoga dalam minggu ini sudah bisa direspons,” ungkap Wakil Walikota Ambon kepada awak media di Balaikota, Selasa (17/3/2020).

Dirinya mengharapkan, dapat bantuan APD dari pusat dalam waktu singkat kurang lebih 20-30 buah. Meski jumlah itu juga masih terasa kurang. Namun setidaknya dapat memenuhi kuota minimal masing-masing Puskesmas mendapat satu buah dan gugus tugas mendapat lima buah.

“Soal anggaran sudah otomatis Pemkot akan memback up seluruh kebutuhan yang terkait dengan upaya-upaya ini. Sebab masalah virus corona ini tidak bisa dianggap kecil karena sudah jadi endemi global yang harus disikapi bersama,” jelasnya.

Sekretaris komisi I DPRD Kota Ambon Saidna Azhar Bin Tahir menyebutkan, permintaan APD harus dilakukan sebagai upaya antisipasi, pihaknya mendukung penuh langkah itu. DPRD pun siap memback up dan menyetujui terkait anggaran yang dibutuhkan ketika ada penyampaian rencana pergeseran anggaran.

“Sebab dari informasi kadis kesehatan direncanakan ada terjadi kebutuhan anggaran sekitar Rp 1,1 miliar lebih terkait penanganan dan pencegahan Covid 19. Kami mendorong agar segala sesuatu yang berkaitan anggaran harus difasilitasi Pemkot, DPRD sifatnya menyetujui,” demikian Saidna. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed