Kehadiran ASN Pemkot Ambon Baik, Sanksi Tak Berlaku

AMBON,MRNews.com,- Setelah libur Idul Fitri 1440 Hijriah dan cuti bersama, kehadiran aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon di hari pertama masuk kantor, Senin (10/6/19), dinilai cukup baik yakni 97 persen. Terungkap dari hasil laporan tiap SKPD saat apel bersama di halaman parkir Balaikota.

Sementara sisa tiga persen yang tidak masuk adalah petugas-petugas lapangan diantaranya petugas kebersihan, kemudian yang bekerja sebagai penyuluh lapangan, yang memang tidak ikut apel tapi mereka sudah ada di tempat tugas. Satu orang tidak masuk diantaranya CPNS Pemkot karena alasan sakit, sisanya hadir.

“Oleh karena itu kita sudah sampaikan laporan resmi ke MenPAN-RB dan BKN untuk selanjutnya menjadi perhatian penting pemerintah pusat. Alasan cuti pasti ada. tapi itu sudah dilaporkan awal sebelum cuti bersama dilakukan. Tapi kalau cuti setelah libur yang ditentukan pemerintah pusat, tidak dapat dibenarkan oleh aturan. Lebih banyak karena cuti melahirkan, bisa dibenarkan. Tidak ada yang tanpa keterangan, semua baik di tiap SKPD,” tandas kepala badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) kota Ambon, Benny Selanno di Balaikota, Senin (10/6/19).

ASN yang tidak hadir saat apel sebut Selanno, mereka bertugas di Puskesmas, sekolah yang memang sudah langsung bertugas, karena sedari awal sudah sosialisasi kepada semua pimpinan SKPD dan seluruh ASN Pemkot, bahwa harus ditaati. “Diluar petugas lapangan dan penyuluh lapangan, sisanya sakit. Tak lebih dari 10 orang. Kehadiran ASN jauh lebih baik, diatas normal,” tukasnya.

Dampak presentase kehadiran itu maka tambah Selanno, untuk sanksi kelihatannya kali ini tidak akan diberikan karena memang tidak ada pegawai yang tidak masuk tanpa keterangan. Pengecualian bagi petugas pengawas lapangan, petugas kebersihan, pegawai pemadam kebakaran karena tugas malam. Meski ada surat edaran MenPAN-RB bahwa ASN yang tidak masuk kantor pasca liburan bakal dikenakan sanksi. Tetapi ada pertimbangan jelas dan tepat yang diyakini sanksi tak bakal didapati oleh ASN Pemkot yang absen.

“Sedari awal kita sudah sampaikan kepada pimpinan SKPD baik lewat komunikasi langsung dalam rapat dengan Walikota, Wawali dan Sekkot maupun melalui grup WA Pemkot Ambon. Untuk hari ini, tentu menjadi perhatian pimpinan SKPD bertanggungjawab untuk semua kehadiran pegawainya. Kita tadi mendapat laporan dari tiap SKPD, dengan melakukan sidak resmi ke kepala sekolah SD dan SMP. Ternyata hasil yang mereka sampaikan juga sama dengan yang ikut apel,” kunci Selanno. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *