by

Kedepankan Protokol Komunikasi Publik Dalam Menyampaikan Informasi Covid-19

-Opini-253 views

oleh : Sekretaris DPD GAMKI Maluku Michael Siahaya

AMBON,MRNews.com,- Pandemi Virus Corona begitu cepat menyebar, sehingga membuat seluruh elemen bangsa dan negara, bergerak dengan segala cara dan upaya untuk menggatasi pandemi ini.

Untuk itu dalam penanganan wabah penyakit ini maka salah satu faktor terpenting yang dapat membatu mengatasi masalah ini adalah bagaiama kita mendesain setiap informasi yang disampaikan kepada public serta bagaiaman kita melakukan komunikasi yang tidak berdampak kepanikan bagi masyarakat.

Karakter dan cara kita memanfaatkan media komunikasi untuk menerima dan menjadikan informasi sebagai media penting dalam pencegahan dan mapun penanganan terhadap situasi ini tentunya memiliki topologi yang berbeda. Dan itu maka sangatlah dibutuhkan trik, cara atau metode yang memudahkan setiap orang dalam menyerap setiap infrormasi yang disampaikan.

Berkaca dari dinamika yang terjadi saat ini terutama terkait setiap informasi yang didapati masyarakat, maka DPD GAMKI Maluku meminta agar pemerintah (Provinsi maupun Kab/Kota), media serta semua pihak mengedepankan Protokol Komunikasi Publik dalam menyampaikan setiap informasi terkait covid-19.

Sebab bagi DPD GAMKI Maluku komunikasi adalah salah satu bahagian terpenting dalam menghadapi situasi pendemi seperti ini. Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah harus dibangun dan tentunya kita harus menjaganya sehingga tidak terjadi kepanikan dalam masyarakat agar upaya-upaya penanganan dapat berjalan dengan baik.

Olehnya itu informasi yang disampaikan haruslah mencipatkan ketenangan di dalam masyarakat, sehingga akan muncul kepemahaman dan masyarakat akan menjadi tahu apa yang harus mereka lakukan.

DPD GAMKI mencermati bahwa sampai dengan saat ini masyarakat Maluku terkhusunya Kota Ambon sangat cepat termakan informasi terkait Covid-19 sehingga banyak menimbulkan kepanikan ditengah aktvitas yang dilakukan tanpa mereka harus tahu kemana infomasi ini harus di konfimasi kebenarannya.

Untuk itu menurut DPD GAMKI Maluku sangat penting bagi pemerintah untuk membuka akses informasi yang bersifat dua arah tidak hanya diterima oleh masyarakat tetapi ada media saling berkonfrimasi sehingga kebenaran akan informasi tersebut lebih dapat dipertanggujawabkan.

Seperti contoh apakah harus dibuka Hot Line khusus Covid yang akan memudahkan masyarakat dalam meverifikasi berita atau informasi yang didapat apakah hoax ataukah sebuah kebenaran.

Saya memberikan contoh terkiat informasi PSBB yang sementara diusulkan oleh Kota Ambon, karena minim informasi akan PSBB masyarakat menjadi panic. Artinya menjadi takut bagaimana kita bisa menghidupi diri dengan kebutuhan makanan, yang dipahami adalah semua aktivitas dihentikan dan masyarakat hanya akan tinggal diam dirumah.

Berdasarkan PP No 21 Tahun 2020 dan Permenkes No 9 tahun 2020 terkait PSBB tidak serta merta menghentikan seluruh aktivitas masyarakat sebab hanya aktivitas tertentu saja yang dihentikan sementara aktivitas yang didalamnya termasuk aktifitas di tempat umum atau fasilitas umum (contoh : pasar, toko-toko penjuan bahan pangan) tetap berjalan dengan pembatasan tertentu.

Hal seperti ini tentunya tidak akan diketahui oleh sebahagian besar masyarakat kita sehingga meraka menjadi takut, olehnya itu maka akan sangat baik apabila informasi disampaikan harus juga disertai dengan penjelasan dan medianya dapat menggunakakan media cetak, eltronik atau atau bahkan liflet sehingga masyarakat akan paham dengan semua upaya penanganan Covid-19 di daerah ini.

Untuk mengleminir persoalah tersebut akibat komunikasi yang tidak tepat, Pemerintah Pusat telah menerbitkan Protokol Komunikasi Publik terkait informasi Covid melaui Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/MENKES/199/2020. Ini harus menjadi pegangan baik pemerintah daerah pada aras Provinsi maupun Kab/Kota bahkan media dalam menyampaikan setiap informasi Covid-19.

Komunikasi efeketif yang dilakukan pemerintah, lembaga-lembaga bentukan atau media perlu memiliki karakter komplit atau lengkap baik bersifat data maupun medianya terkait Covid-19. Sifat lainnya dari informasi atau komunikasi yang dilakukan harus memiliki tingkat kejelasan tinggi dan mudah dipahami masyarakat agar tidak menimbulkan persepsi dan pemahaman berbeda terhadap setiap informasi yang didapati.

Dalam upaya membantu pemeritah serta semua pihak bagi penanganan Covid-19, terutama terkait bagaimana masyarakat harus mendapatkan berita benar dan tidak menimbulkan kepanikan masal maka DPD GAMKI Maluku dalam waktu dekat akan membentuk relawan penangkal Hoax dan menggunakan situs WEB DPD GAMKI yang baru selesai dibangun sebagai media penangakal hoax dengan berupaya menyampaikan kebenaran akan berita yang beredar.

Untuk itu DPD GAMKI Maluku akan bekerjasama dengan semua pihak baik pemerintah, kepolisian dan media.

Melalui kesempatan ini, bagi media baik cetak maupun elektornik, DPD GAMKI Maluku berharap untuk tidak memberitakan informasi yang bersifat asumsi atau dugaan. Sebab disitu masyarakat akan tentu hanya menerimnya tanpa harus dilakukan verifikasi dan dijadikan sebagai konsumsi dalam menghadapi pandemic corono.

Tak lupa, DPD GAMKI Maluku mengajak semua kita menjaga suasana yang tenang dengan cara tidak menciptakan serta menyebar luaskan informasi-informasi bohong, mempedomonai Protokoler Komuniasi Publik sehingga seluruh upaya yang dilakukan dapat berhasil dan kita dapat kembali beraktifitas seperti sediakala, berkumpul bersama keluarga, para sahabat dengan tidak kuatir dan takut.

#potongpelecovid
#stayatHome
#jagajarak
#pakaimasker

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed