by

Kecamatan Sirimau Juara Umum PESPARAWI Kota Ambon 2019

-Kota Ambon-848 views

AMBON,MRNews.com,- Kecamatan Sirimau berhasil merengkuh juara umum lomba banding nyanyi Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Tingkat Kota Ambon tahun 2019. Kepastian itu didapat setelah kecamatan dengan penduduk terbanyak di kota musik dunia ini menjadi peringkat atau juara pertama pada lima dari 10 kategori yang dilombakan.

Empat kategori itu diantaranya solo remaja putri, solo remaja putra, vocal group, paduan suara pria dan paduan suara dewasa campuran. Dengan demikian kecamatan Sirimau berhasil merengkuh piala bergilir Walikota Ambon. Piala juara umum diserahkan Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon A.G Latuheru yang diterima Camat Sirimau Meggy Lekatompessy saat penutupan Pesparawi tingkat kota Ambon tahun 2019 di Baileo Oikumene, Sabtu (14/12/19) dini hari.

Sementara lawan terberatnya yakni kecamatan Nusaniwe yang pada Pesparawi tingkat kota Ambon beberapa tahun lalu merupakan juara umum gagal mempertahankan, setelah hanya memperoleh tiga juara pertama yakni solo anak 9-12 tahun, paduan suara remaja pemuda dan paduan suara wanita.

Sedangkan solo anak 7-8 tahun menjadi milik kecamatan Teluk Ambon dan paduan suara anak direbut kecamatan Baguala. Hasil juara Pesparawi tingkat kota Ambon itu berdasarkan penilaian secara profesional dan independen dari lima dewan juri kawakan yang diketuai Ronni Loppies dengan sekretaris Agust Gaspersz serta Rence Alfons, Detje Matulapelwa dan Pieter Salenussa selaku anggota.

“Para juara tiap kategori tidak langsung lolos mewakili kota Ambon pada Pesparawi tingkat provinsi tahun 2020 di Kabupaten Kepulauan Aru. Sebab LPPD kota Ambon juga akan lakukan seleksi atau audisi, guna mendapat perwakilan yang benar-benar kualitas menyanyinya semakin ditingkatkan. Sebab kita harus tunjukkan kelayakan Ambon kota musik dunia yang tidak saja jago menyanyi lagu pop, tapi juga lagu rohani Kristen,” ujar ketua LPPD kota Ambon Pendeta Minggus Mayaut saat acara penutupan Pesparawi.

Sebelumnya, Sekkot ketika menutup Pesparawi tingkat kota Ambon mengajak peserta lomba menjadikan event ini sebagai sebuah nilai tambah yang konstruktif, utamanya dalam meletakan dasar-dasar seni dan budaya yang benar kepada umat. Bahkan mesti ditanamkan juga bagaimana menjadi sosok warga negara yang punya sportivitas, kejujuran, kepercayaan diri tetapi juga mampu mengakui dan menghargai kemampuan dan kelebihan orang lain serta mampu mengembangkan potensi dan talenta.

“Saya yakin semua peserta telah menampilkan yang terbaik, tetapi pasti ada peserta paling terbaik. Semua harus berjiwa besar dan bersyukur atas hasil apapun. Bagi yang menang, jangan bertepuk dada dan puas dengan prestasi ini tapi terus berlatih persiapkan diri untuk perlombaan tingkat provinsi dan nasional. Bagi peserta lainnya, harus belajar dari pengalaman tahun ini, jangan putus asa dan kecewa tapi berlatilah lebih giat dan keras untuk event lain kedepan,” ajak Latuheru. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed