by

Kebakaran di Soaema, Hanguskan Rumah Warga & Gudang

AMBON,MRNews.com,- Malang nian nasib Gorge Rudolph de Queljoe alias Tos (68), akibat ulah istrinya, kompor yang digunakan untuk memasak terjatuh di lantai. Tak lama kemudian kebakaran pun melanda kios miliknya disamping rumah makan Toraja di kawasan Soaema, Kelurahan Uritetu Kecamatan Sirimau Kota Ambon hingga merembet hanguskan sejumlah fasilitas milik warga sekitar, Rabu (11/12/19) malam.

Pelaksana Sementara Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease Ipda Julkisno Kaisupy mengungkapkan, kios milik Tos yang terbakar menjadi sebab empat rumah warga yaitu dua rumah dan kos-kosan milik Robby de Queljoe, rumah milik Welly de Queljoe dan rumah milik Boy de Queljoe serta satu buah gudang milik Toko Mebel depan bank BNI pun ikut dilalap si jago merah.

Menurut pemilik kios kata Julkisno, bahwa sekitar pukul 18.30 Wit, saksi korban saat itu berada di pangkalan ojek pertigaan PGRI depan TKP. Kemudian korban melihat dari luar ada api yang terbakar dari dalam kiosnya sehingga dia langsung bergegas masuk dan melihat kompor yang digunakan istrinya untuk memasak jatuh dan terbalik di lantai sehingga minyak tanah pada kompor tersebut tertumpah dan terbakar.

Melihat hal itu, lanjut mantan Kapolsek Teluk Ambon, korban kemudian mengambil karton dan langsung menutup kompor tersebut dan membuangnya kedepan kios. Namun kompor serta karton yang ditutup tersebut masih terbakar dan mengenai dinding kios yang terbuat dari papan sehingga apinya merembet ke dinding kios hingga membakar seluruh bangunan kios tersebut.

“Korban tidak dapat berbuat apa-apa lagi sehingga korban langsung membawa istrinya keluar dari dalam kios itu dan berusaha menyelamatkan diri di tempat yang aman,” ungkapnya kepada awak media, Rabu (11/12).

Sementara, Ketua RT 003 RW 01 Kelurahan Uritetu Roby Tuhumury (50) menurut Julkisno menjelaskan, sekitar Pukul 18.30 Wit, saksi berada di dalam rumahnya di samping TKP kemudian terdengar suara teriakan dari warga sekitar bahwa telah terjadi kebakaran. Lantas saksi keluar dari rumah menuju TKP dan melihat api sudah membesar dari dalam kios sehingga warga tidak bisa masuk.

“Warga sekitar daerah tersebut berusaha memadamkan dengan alat seadanya namun tidak dapat memadamkan api hingga kemudian menghubungi pihak Damkar kota Ambon untuk memadamkan kobaran api tersebut. 30 Menit kemudian, 6 mobil Damkar pun diterjunkan saat itu. Bahkan Kapolresta Pulau Ambon & Pp Lease AKBP Leo Surya Nugraha Simatupang bersama Kanit I SPKT Polresta Ambon sempat turun memantau dan melakukan pengamanan TKP,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed