by

Ke Ambon, Ahok Ingin Pastikan Solar Bagi Nelayan Terpenuhi

AMBON,MRNews.com,- Guna memastikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bagi nelayan dapat terpenuhi sebagai bentuk dukungan dan kesiapan menuju Lumbung Ikan Nasional (LIN), Komisaris PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok pun turun langsung ke Kota Ambon.

Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta itu,
Ambon nantinya akan menjadi salah satu kota LIN. Tentu dengan demikian, ini juga akan menjadi hup untuk ekspor ikan.

“Makanya kita mau pastikan soal solar untuk nelayan bisa dipenuhi. Makanya kita mau dorong, ditempat-tempat nelayan, kita bilang sudah lah jadi koperasi perikanan yang betul, bisa pinjam KUR. Bikin lah SPBU untuk nelayan (SPBN),” tandas Ahok di ruang Vlissingen Balaikota Ambon, Senin (1/11/21).

Pabila ada keinginan membuat SPBN menurutnya, harus meminta kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Tapi jika KKP susah keluarkan ijin, maka pasti BBM akan dibeli dengan harga mahal.

“Toh kalau nanti subsidi langsung ke nelayan, ke orang atau koperasi yang berikan data, kan sudah tidak relevan lagi kita bicara di SPBN atau SPBU, dan semua akan satu harga, orangnya dapat. Kita juga tidak mau ada oknum nelayan yang dapat subsidi 200 liter, dia tukar 1 juta, dijual,” tandasnya.

Langkah ini ditempuh menurut Ahok, karena pihaknya berharap tangkapan ikan besar oleh nelayan, tidak langsung diekspor tetapi harus masuk ke pelabuhan perikanan di daerah. Sebab nanti akan mendatangkan kerugian bagi pemerintah daerah.

“Mungkin dengan ide, kalau ada nelayan yang isi minyak disini, tidak harus balik. Kita mungkin bisa buat peraturan, kapal harus ada di pelelangan, jangan isi minyak diluar. Ini akan mendatangkan income bagi daerah. Itu harapan kami di Pertamina,” akunya didampingi Walikota dan Wakil Walikota Ambon.

Apalagi sebagai komisaris dirinya tidak ingin mendengar yang namanya optimasi biaya. Sebab bisa saja tujuannya baik, tapi kemudian disalah gunakan. Biaya pemeliharaan dipotong juga, akibatnya jebol.

“Yang lebih pas digunakan bahasanya optimasi devisa. Tugas Pertamina untuk melihat apa saja devisa yang kita pakai, yang keluar. Kita harus bikin produk hilirnya. Serta devisa apa saja yang bisa kita dapatkan, kita sudah bantu. Salah satu kan ikan,” pungkasnya.

Pada kunjungan ke Balaikota, mantan anggota DPRD Bangka Belitung itu juga berbagi kisah sukses menjadi Gubernur DKI Jakarta dan Komisaris BUMN ternama dan besar di Indonesia, kepada pimpinan OPD Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed