by

Kapal Kayu Berpenumpang 8 Orang Tenggelam di Perairan Pulau Manipa

AMBON,MRNews.com,- Kapal kayu berpenumpang delapan (8) orang tenggelam di sekitar perairan Pulau Manipa dan Desa Ilath Kota Namlea Kabupaten Buru, Jum’at (14/1) malam.

Kapal tersebut pun saat ini dalam pencarian tim SAR gabungan. Kejadian itu didapati Kantor SAR Ambon melalui Pos SAR Namlea dari Sugiman, keluarga korban.

Kepala Basarnas Ambon Mustari katakan,
pos SAR Namlea merespon cepat adanya informasi ini dengan mengerahkan sarana beserta unsur SAR gabungan ke lokasi kejadian guna melaksanakan Ops SAR.

“Pencarian berfokus pada titik koordinat 3°26′ 22.47″ S – 127° 25′ 52.54″ E, dan Heading 123,07° arah Timur dari Pos SAR Namlea,” tandas Mustari via pesan WhatsApp Grup, Sabtu (15/1/22).

Hingga Sabtu dini hari kata dia, unsur SAR Gabungan belum menemukan adanya tanda-tanda keberadaan para korban.

“Faktor cuaca dan tinggi gelombang pada dini hari menjadi pertimbangan tim gabungan menyudahi sementara pencarian terhadap korban,” terang Mustari.

Pencarian terhadap para korban kata dia, dilanjutkan Sabtu pagi yang berfokus pada titik koordinat 3° 35′ 28″ S – 127° 24′ 10″ E
3° 25′ 47″ S – 127° 24′ 10′ E.

Sebelumnya menurut Sugiman melalui Rahmat Galaksi Palapia, koordinator pos SAR Namlea, kapal kayu tersebut berangkat dari Pelabuhan Hatukau Kota Ambon, Jumat (14/1) dini hari tujuan Desa Ilath Kota Namlea-Buru.

“Namun setiba di perairan antara Pulau Manipa dan Desa Ilath, kapal alami mati mesin dan tenggelam. 8 orang dilaporkan hilang dan dalam pencarian,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed