by

JMS Motivasi Kader GMKI Ubah Mindset Jadi PNS ke Entrepreneur

AMBON,MRNews.com,- Ketua Dewan Pembina BPD HIPMI Maluku, Jaqueline Margareth Sahetapy (JMS) memberikan motivasi kepada puluhan kader GMKI Cabang Ambon peserta Leimena Leerschool agar mengubah mindset jadi PNS ke Entrepreneur atau pengusaha.

“Tingginya tingkat pengangguran, karena memang orientasinya pasca kuliah hanya ingin jadi PNS. Jadi kalau misalnya adik-adik semua punya orientasi yang sama mau jadi PNS, maka kota ini satu ketika sulit berkembang karena beban besar,” jelas JMS saat seminar nasional opening Leimena Leerschool GMKI Ambon, Sabtu (21/5).

Sebab menurut JMS, dengan menjadi entrepreneur berkontribusi bagi daerah dan bangsa serta tidak jadi beban bagi negara. Dimana seorang entrepreneur hanya modalkan tekad dan konsistensi serta networking.

“Pengusaha memberi kontribusi yang sangat besar kepada proses pembangunan di Kota Ambon, Maluku maupun Indonesia. Sebagai senior GMKI, beta perlu ajak ade-ade, jadi pengusaha,” tandas mantan Ketua Umum BPD HIPMI Maluku itu di aula LPMP Maluku.

Sebagai langkah awal masuk dunia entrepreneur, JMS sarankan GMKI mampu berkolaborasi dengan HIPMI melalui HIPMI Perguruan Tinggi (PT) yang memiliki berbagai program untuk melahirkan entrepreneur baru. Sebab HIPMI punya jejaring yang sangat kuat di daerah hingga level nasional.

“Tidak ada yang tidak mungkin, jangan anggap kita ini kecil. Yang penting ada semangat mau berwirausaha dulu. Itu terkait mindset. Banyak tantangan iya, tapi untuk minimalisir semua kembali ke diri sendiri. Tidak perlu ada uang besar baru berbisnis. Sekarang bisnis digital menjamur, itu bisa di take over kita,” harapnya.

JMS yang juga pengurus KADIN pusat itu meyakini, jika Ambon dan Maluku mau maju maka sudah saatnya bagi semua elemen muda termasuk GMKI untuk masuk dunia entrepreneur agar dapat menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.

“Untuk jadi pengusaha sukses seperti Bahlil Lahadalia dan Erick Thohir yang kini dipercaya jadi Menteri di Kabinet pa Jokowi-Maruf atau bang Mardani Maming Ketum BPP HIPMI saat ini, bukan mustahil. Semua keputusan ada di tangan kita saat ini, berani ambil resiko. Seperti pepatah usang “bayar kegagalanmu di usia muda”,” pungkasnya.

Selain JMS, Tenaga Ahli Utama KSP Dr Theofransus Litaay, Rektor IAKN Ambon Dr Yance Rumahuru, MA dan Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti, Prof Fredy Leiwakabessy juga tampil sebagai narasumber pada seminar nasional dalam perspektif yang berbeda-beda. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed