Jelang Pemilu, Kapolres Himbau Masyarakat Tidak Golput

AMBON,MRNews.com,- Pemilihan umum Presiden-Wakil Presiden dan legislatif yang akan dilaksanakan secara serentak tinggal 22 hari kedepan, tepatnya 17 April 2019. Karena itu, sebagai pengendali keamanan tertinggi di kota Ambon, Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKBP Sutrisno Hadi Santoso menghimbau kepada masyarakat agar pada waktunya nanti dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar serta tidak golput.

Himbauan itu disampaikan Kapolres saat menjadi narasumber pada rapat koordinasi (Rakor) sekaligus kesiapan pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2019 di kota Ambon bagi seluruh penyelenggara pemerintahan (perangkat daerah, perangkat kelurahan/desa/negeri serta ketua RT dan RW) di hall Maluku City Mall (MCM), Selasa (26/3/19).

“Pemilu tinggal 22 hari lagi. Sebagai warga bangsa yang memang tidak memiliki hak politik dan pengendali keamanan di kota Ambon, kami menghimbau masyarakat di kota ini agar pada waktunya, datang ke TPS dan menggunakan hak pilih secara bertangungjawab dan benar. Masyarakat tidak boleh tidak memilih alias Golput. Ini kesempatan sekali dalam lima tahun, menyalurkan hak politik,” ujar Sutrisno.

Soal keamanan jalannya Pemilu di kota ini, kata Sutrisno, Polres Pulau Ambon dan Pp Lease telah siap dengan kekuatan personil yang ada dan siap diterjunkan mengawal Pemilu di tiap TPS, diback up oleh Kodim 1504/Ambon, Linmas, Satpol PP dan lainnya. Sehingga bisa dipastikan keamanan dan ketertiban kota jelang dan saat Pemilu tetap terkendali.

Dirinya lantas mengajak masyarakat agar tidak termakan berita hoax alias bohong yang bertebaran dari kedua belah pihak kontestan Presiden-Wapres termasuk isu SARA, isu PKI dan hoax lainnya yang tujuannya ingin memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat. Karena itu, penting tetap terjalinnya komunikasi yang baik antara tiga pilar Kamtibmas di wilayah masing-masing yakni lurah/RT-RW, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

“Saat ini marak penyebaran paham radikal, yang ingin menjadikan negara ini negara Khilafah. Maka kita harus tetap bersatu dan menjaga diri, keluarga agar tidak terpengaruh dan termakan paham-paham itu di otak, hati. Tetap pada keteguhan negara diatas landasan pancasila. Masyarakat jangan terpengaruh juga dengan isu jika Presiden A terpilih akan begini, jadi ini, Presiden B terpilih dibuat ini dan lainnya. Siapapun yang terpilih nanti, itu pemimpin kita dan harus dihormati. Polres dan Dandim siap menjamin keslamatan semua warga pergi dan pulang saat menggunakan hak pilih di TPS. Jadi kalau ada isu apapun, jangan percaya karena hanya hoax,” demikian pemilik dua melati di pundak itu.

Sementara Komandan Kodim (Dandim) 1504 Ambon, Letkol Fendri Navyanto Raminta mengaku, pihaknya ditambah 733 Kabaresi, Denkav dan Denzipur siap memback-up Polres Ambon dan Linmas dalam keadaan mendesak saat Pemilu 17 April 2019 dengan menurunkan sebanyak 491 personil, guna memastikan Pemilu tetap berjalan aman, damai dan lancar. “Ini pesta rakyat, masyarakat harus pakai hak politiknya, tidak boleh Golput. Karena satu hak suara penting bagi masa depan bangsa,” ajaknya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *