by

Janji Polda Maluku “Bersihkan” Judi Togel

AMBON,MRNews.com,- Pasca ditangkapnya tiga pelaku judi togel online di Kota Ambon akhir pekan kemarin, Polda Maluku berjanji akan menindaklanjuti setiap informasi yang masuk dari masyarakat, tak saja tentang judi online dan offline, tetapi semua persoalan.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Roem Ohoirat mengaku, laporan masyarakat lewat kegiatan duduk bacarita Kamtibmas yang digalang Polda Maluku setiap hari Minggu, salah satunya soal judi togel online.

Hal itu langsung disikapi Dirkrimum, Resmob dan Intel untuk dilakukan penyelidikan atas perintah Kapolda Irjen Pol Baharudin Djafar.

“Kalau judi togel secara nyata di lapangan itu gampang kita tangkap tapi sekarang ini sudah marak judi online. Tapi akhirnya kita bisa tangkap hari ini 3 orang beserta sejumlah barang bukti. Soal berapa lama mereka sudah operasi nanti di penyidik,” kata Ohoirat didampingi Dirkrimum Polda Maluku di aula Mapolda saat gelar kasus judi online, Rabu (15/7).

Bahkan atas perintah Kapolda menurutnya, tidak saja di Polda Maluku tapi disemua Polres jajaran agar hal ini dilakukan. Karena ada laporan dari Polres jajaran bahwa kegiatan judi togel masih ada.

“Kepada masyarakat agar setiap kali kejadian atau kegiatan yang intinya adalah melakukan pelanggaran hukum dapat melaporkan kepada kami aparat kepolisian. Karena kami tidak akan berhasil tanpa dukungan dan peran masyarakat dilapangan,” tukas mantan Kapolres Malra.

Disinggung apa kendala Polda Maluku sehingga kasat mata di kawasan PGRI judi togel tetap dibiarkan tanpa tindakan hukum dan memunculkan dugaan masyarakat jangan-jangan ada oknum polisi mem-back up atau ada setoran keatas, menurut Roem pihaknya serius berantas judi togel.

“Yang kita lakukan ini (penangkapan tiga pelaku) adalah bukti yang kita tunjukkan kepada masyarakat bahwa kita serius menangani hal itu. Kalau kita tidak serius, tidak mungkin laporan dari masyarakat tidak kita tindaklanjuti,” terang perwira berpangkat tiga melati.

“Sebab itu bila masyarakat melihat peristiwa atau kejadian yang bertentangan dengan hukum baik judi togel dan sebagainya, harap informasikan ke satuan-satuan terdekat, seperti ini. Jadi kalau masyarakat tidak melapor tidak mungkin juga polisi mengetahui itu,” sambungnya.

Apakah yakin polisi tidak mengetahui maraknya judi togel padahal kaya sumber daya, intelijen luar biasa dan teknologi mutakhir sehingga mampu bergerak ungkap kasus-kasus narkoba dan terorisme di Indonesia diakuinya, kepolisian secara institusi tidak mengetahui.

“Institusi tidak yah, mungkin person per person. Kalau secara person to person saya juga tidak bisa pastikan karena banyak. Tapi institusi tidak tahu kecuali ada laporan. Terima kasih atas laporan di kompleks PGRI judi togel marak. Nanti kita lihat kedepan. Kalau masih ada, berarti katong ini main-main. Itu saja intinya,” tutupnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed