by

Janji Bongkar Pasar Mardika Akhirnya Ditepati Pemkot Ambon

-Kota Ambon-146 views

AMBON,MRNews.com,- Setelah sempat tertunda beberapa kali karena sejumlah alasan, janji untuk membongkar dan relokasi pedagang pasar Mardika pun perlahan akhirnya ditepati pemerintah kota (Pemkot) Ambon.

Pembongkaran dimulai hari ini, Selasa (22/9) pada kurang lebih 200 lapak/kios yang dilakukan satu alat berat, dikawal ketat aparat keamanan dan Satpol PP. Tak ada perlawanan dari para pedagang. Sebagian pedagang bahkan ada yang sudah membongkar lapak mereka sendiri.

Kepala dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kota Ambon Pieter Leuwol mengatakan, pembongkaran ini supaya pedagang harus dipindahkan. Karena berkaitan dengan proses pekerjaan revitalisasi pasar Mardika yang segera dimulai.

Untuk sampai pembongkaran kata dia, berbagai langkah sudah dilakukan diawali sosialisasi dan himbauan. Sebab pihaknya bermaksud agar pedagang membongkar sendiri lapaknya tapi karena deadline waktu belum seluruhnya maka terpaksa langkah dengan alat berat harus ditempuh.

“Setelah kita bongkar, kita tidak biarkan mereka. Tapi kita sudah siapkan semua lapak/kios bagi mereka, tinggal bagaimana mereka menempati apa yang kita sudah undi dan sesuai yang sudah disediakan,” sebut Leuwol.

Dirinya tidak tahu pasti berapa lapak yang dibongkar karena tergantung alat yang bekerja. Diharapkan memang hari ini sebagian besar lapak sudah terbongkar. Atau paling lambat dua-tiga hari semua tuntas. Selanjutnya revitalisasi pasar kewenangan dinas PUPR, Indag hanya membongkar dan merelokasi pedagang.

“Pembongkaran sampai depan jalan raya, rencana seperti itu. Nanti kita jalan terus sebab sampai didepan sana juga berdampak. Revitalisasi pasar berjalan khan ada crane diatas. Pasti pihak ketiga yang mengerjakan proyek ini juga mereka tidak mau ambil resiko. Maka mereka harapkan pedagang membongkar lapaknya sendiri,” tutur Leuwol.

Sekretaris Disperindag kota Ambon Janes Aponno menambahkan, pedagang memang sebagian belum ingin pindah. Tapi setelah ada pembongkaran pada akhirnya mereka harus sesuaikan. Apalagi pengambilan undi semua sudah ambil, hanya satu dua pedagang yang belum tapi akan dibijaki.

“Saya tidak hafal pasti jumlah lapak yang dibongkar tapi ada petugas yang memang punya data kios dan lapak ini. Kira-kira yang dibongkar ada lebih dari 200. Sebagian mereka direlokasi ke Pasar Transit Passo dan sebagian lagi ke pasar Ole-ole Tantui,” tutupnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed