by

Jadi Tersangka Korupsi, Leuwol Dinonaktifkan Dari Staf Ahli Walikota

AMBON,MRNews.com,- Tersangka kasus korupsi retribusi pasar Mardika 2017-2019 Pieter Leuwol telah dinonaktifkan sementara dari jabatannya sebagai staf ahli Walikota Ambon.

Kepastian itu diungkap sendiri Walikota Richard Louhenapessy kepada awak media di Balaikota Ambon, Selasa (16/11).

“Itu bisa ajh kita non aktifkan karena dalam status tersangka,” kata Louhenapesy.

Louhenapessy mengaku prihatin dengan permasalahan yang sementara dihadapi mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) itu.

“Terus terang saja memang saya juga prihatin yah karena saya juga nggak pernah nyangka ada masalah itu,” kata politisi kawakan partai Golkar.

Oleh sebab itu, pihaknya tambah Walikota Ambon dua periode, akan siap membantu apabila diperlukan keterangan tambahan darinya maupun staff lainnya.

“Saya memang sebetulnya prihatin atas kasus itu. Tapi kalau bisa dibantu untuk menjelaskan nanti tentu kita akan membantu untuk menjelaskan,” akui mantan Ketua DPRD Maluku itu.

Secara aturan sebetulnya, menurutnya, Leuwol harus diberhentikan dari jabatannya yang saat ini sementara diduduki lantaran tindak pidana korupsi yang sementara ini sedang dijalankan hukumannya.

“Jadi kalau sesuai aturan kepegawaian itu berarti dia mesti diambil langkah dengan pemberhentian untuk sementara, ya itu pasti sesuai aturannya,” jelasnya.

Namun setelah putusan hukum tetap keluar, barulah sambung Louhenapessy, pihaknya akan melanjutkan ke tindakan administrasi sesuai aturan yang dikeluarkan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Syukur-syukur kalau dia tidak berlanjut. Sebab setelah ada putusan baru kita ambil tindakan administrasi lagi selanjutnya, akang begitu. Tapi saat ini dinonaktifkan dulu,” kuncinya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed