Jadi Polisi Teladan se-Indonesia, Tuhuteru: Polisi Harus Serba Bisa

AMBON,MRNews.com,- Bripka Bastian Tuhuteru, S.Pd saat ini menjabat Ps. Kanit Binmas Polsek Namrole, Polres Buru Polda Maluku. Dia merupakan lulusan Sekolah Bintara Polri SPN Passo Polda Maluku pada tahun 2005, kemudian ditempatkan di Dit Sabhara Polda Maluku.

Ketika bertugas di Dit Sabhara, Bastian sambil kuliah di Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) jurusan Bimbingan Konseling (BK). Dia kemudian lulus dan mendapat gelar sarjana pendidikan (SPd) pada tahun 2012. Tiga tahun kemudian pada tahun 2015, Bastian dimutasi ke Polres Buru dan ditempatkan di Polsek Namrole dengan jabatan Ps Kanit Binmas.

Dengan jabatan tersebut, Bripka Bastian berkunjung ke desa-desa terpencil di Pulau Buru diantaranya ke dusun Walafa, desa Wamkana. Melihat perkembanagan pendidikan di desa tersebut, Bastian merasa prihatin. Dengan berbekal ilmu yang didapatkan, Bastian kemudian mengabdikan diri sebagai seorang pengajar pada dusun Waelafa, desa Wamkana cukup lama.

Atas dedikasi dan pengabdian tersebut, Bastian mendapat penghargaan dari Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Royke Lumowa pada tanggal 18 Maret 2019. Bastian kemudian dikirim untuk mewakili Polda Maluku pada seleksi Polisi teladan tingkat Nasional di Jakarta. Bastian bersaing dengan 68 Personil Polri perwakilan Polda seluruh Indonesia.

Dari hasil seleksi tersebut, Bripka Bastian Tuhuteru terpilih sebagai juara 1 Polisi teladan Indonesia tahun 2019. Prestasi tersebut diterima Bripka Bastian Tuhuteru langsung dari Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam acara Musrenbang Polri yang berlangsung Rabu (12/6/19).

“Atas keberhasilan Bripka Bastian Tuhuteru tersebut, Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa ikut bangga. Kapolda berharap prestasi itu menjadi motifasi bagi anggota Polda Maluku lainnya untuk lebih mengembangkan diri tanpa pamrih. Karena walau kita berada di Maluku namun mampu bersaing dengan Polda-Polda lain di Indonesia,” tukas Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Roem Ohoirat kepada media, Rabu (12/6).

Sebelumnya, pada tahun 2017 Brigpol Artur Hurulean dari Polres Maluku Tenggara juga berprestasi sehingga diundang bertemu dan makan bersama Presiden Jokowi di Istana Negara.

Atas prestasi yang diraihnya, Bripka Bastian Tuhuteru saat dihubungi berharap agar dirinya dapat menjadi motivasi bagi teman-teman di Polda Maluku khususnya Polisi yang bertugas di jajaran kewilayahaan dengan tetap memaknai bahwa Polisi harus serba bisa. Artinya jangan hanya terfokus kepada tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sebagai Polisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi bisa menjadi pengayom dalam semua hal.

“Polisi harus serba bisa. Jangan terpaku Tupoksi katong sebagai Polisi. Harus bisa jadi guru, pendeta, ustad, nelayan, petani dan lainnya. Dan katong harus bantu pemerintah. Misalnya, beta sarjana pendidikan. Pendidikan bukan tugas Polisi tapi ketika katong melihat situasi di lapangan, masyarakat yang kurang mendapat perhatian dan sentuhan pemerintah, katong bantu. Sesuai dengan Nawacita Presiden. Juga hidup harus jadi berkat, katong harus melayani sesama. Bukan karena materi, uang, harta atau jabatan. Tapi katong lakukan dengan hati tulus. Dengan keyakinan Tuhan tidak buta. Apa yang kita tabur pasti akan kita tuai. Lakukan bukan satu dua hari, tapi rutin ada progresnya tiap tahun dengan perencanaan jelas, bukan asal-asalan agar dapat penghargaan,” kuncinya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *