by

Ini Empat Target Ops Keselamatan Siwalima 2021

AMBON,MRNews.com,- Polda Maluku melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) memasang empat (4) target saat gelaran operasi keselamatan Siwalima tahun 2021 yang akan dimulai beberapa waktu dekat.

Kasubag Dal Ops AKBP Legawa Utama, target operasi keselamatan Siwalima antara lain pertama orang; meliputi pengemudi yang gunakan handphone saat berkendara, melawan arus, berboncengan lebih dari satu, masih dibawah umur, mengkonsumsi narkoba.

Kemudian berkendara melebihi batas kecepatan, pengemudi/penumpang roda dua yang tidak menggunakan helm SNI dan pengendara yang tidak memakai sabuk keselamatan, serta tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Kedua, benda meliputi kendaraan bermotor tidak layak jalan, kelengkapan kendaraan bermotor roda dua dan empat, kendaraan bermotor tidak dilengkapi STNK, kendaraan bermotor yang memasang dan memakai lampu isyarat lantas (rotator/lampu blitz dan sirine) yang bukan peruntukannya serta kendaraan bermotor yang tidak memakai knalpot standar.

Ketiga, lokasi atau tempat, meliputi kawasan tertib lalu lintas, jalan rawan pelanggaran, kecelakaan, kemacetan, jalur jalan dan kawasan tertentu yang diberlakukan kebijakan khusus, pintu masuk dan keluar terminal, bandara, pelabuhan, objek wisata, pasar, mall, pertokoan serta lingkungan sekolah dan perguruan tinggi.

Keempat, kegiatan meliputi penggunaan jalan selain peruntukannya, pasar tumpah yang menggunakan jalan atau trotoar, unjuk rasa dan minta sumbangan dijalan.

“Untuk memastikan kelancaran jalannya operasi terpusat itu, Ditlantas Polda Maluku melakukan latihan pra Ops keselamatan di aula markas setempat, jalan Imam Bonjol Ambon, yang diikuti personil yang ditunjuk melalui surat perintah operasi,” tandas Legawa, Kamis (8/4/21).

Legawa mengaku, operasi keselamatan Siwalima nanti bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dalam berlalu lintas dan kepatuhan hukum masyarakat terhadap hukum dan perundang–undangan lalu lintas.

“Dalam operasi nanti, aktivitas masyarakat yang terus meningkat terutama dipusat–pusat kegiatan masyarakat seperti tempat–tempat hiburan/rekreasi maupun perkantoran, perlu menjadi fokus perhatian,” jelasnya.

Apalagi, lanjut dia, kondisi itu diperparah dengan terus meningkatnya jumlah kendaraan tanpa diimbangi peningkatan infrastruktur yang ada.

Dengan demikian akan kemudian memicu terjadinya masalah–masalah lain yang muncul sebagai akibat, yaitu kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran lalu lintas.

“Kurang optimalnya pelaksanaan tugas serta koordinasi dengan instansi bertanggung jawab dalam pembinaan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas berdampak bagi rendahnya tingkat kesadaran dan disiplin masyarakat dalam mematuhi aturan atau ketentuan perundang–undangan lalu lintas,” urainya.

Ia melanjutkan, secara umum perkembangan situasi Kamseltibcar Lantas diwilayah Provinsi Maluku dan Kota Ambon khususnya, saat ini menggambarkan kepatuhan atau ketaatan masyarakat terhadap aturan lalu lintas masih rendah.

Hal itu, tambah Legawa, yang mengakibatkan timbulnya kemacetan, pelanggaran, bahkan kecelakaan lalu lintas, baik tunggal maupun ganda melibatkan jenis kendaraan roda dua, roda empat atau lebih. Sehingga menimbulkan kerugian materiil bahkan korban jiwa.

“Untuk meminimalisir hal tersebut, empat target itu perlu diketahui sebelum operasi keselamatan Siwalima 2021 berjalan,” terangnya.

Legawa berharap dalam pelatihan ini, instruktur bisa memberi materi yang relevan dengan situasi dan kondisi dilapangan, agar personel tidak ragu dalam melaksanakan tugas, mempunyai wawasan serta ilmu dalam kegiatan operasi keselamatan Siwalima 2021. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed