by

Inflasi Kota Ambon & Tual di Januari Meningkat

AMBON,MRNews.com,- Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Januari 2020, diketahui bahwa terjadi inflasi di kota Ambon sebesar 0,65 persen atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,42 pada Desember 2019 menjadi 106,10 pada Januari 2020. Dimana inflasi tahun ke tahun kota Ambon tercatat sebesar 3,03 persen.

Sementara hasil pemantauan di Kota Tual juga menunjukkan terjadinya inflasi sebesar 0,68 persen atau terjadi peningkatan IHK dari 104,51 pada Desember 2019 menjadi 105,22 pada Januari 2020. Inflasi tahun ke tahun Kota Tual tercatat sebesar 3,67 persen.

“Dari 90 kota IHK, ranking IHK kota Ambon berada pada posisi keenam, sedangkan kota Tual pada posisi ke 13. Sedangkan inflasi kota Ambon berada pada ranking ke-23 dan inflasi kota Tual pada ranking ke-18,” ungkap Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Maluku Jessica E. Pupella dalam paparannya di kantor BPS, Senin (3/2/2020).

Dikatakan dia, ada 10 komoditas utama yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi kota Ambon pada Januari 2020 diantaranya cabai rawit 0,50 persen, ikan layang 0,24 persen, ikan selar 0,09 persen, bawang merah 0,08 persen, rokok putih 0,08 persen, telur ayam ras 0,05 persen, rokok kretek filter 0,04 persen, kentang 0,03 persen, cabai merah 0,03 persen dan ikan tongkol 0,03 persen.

“10 komoditas utama yang alami penurunan harga atau memberikan andil terbesar terhadap deflasi Kota Ambon adalah angkutan udara 0,53 persen, kangkung 0,05 persen, apel 0,03 persen, tomat 0,03 persen, daging babi 0,02 persen, ikan cakalang 0,01 persen, bensin
0,01 persen, ketimun 0,01 persen dan mie kering instan 0,01 persen, dan bayam 0,01 persen,” beber Jessica.

Sementara 10 komoditas utama yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi kota Tual pada Januari 2020 diantaranya ikan tongkol 0,35 persen, ikan kakap putih 0,35 persen, kangkung 0,13 persen, rokok kretek filter 0,08 persen, ikan baronang 0,07 persen, ikan selar 0,06 persen, bawang merah 0,06 persen, sawi hijau 0,04 persen, rokok putih 0,04 persen dan mobil 0,03 persen.

“10 komoditas utama yang mengalami penurunan harga atau memberikan andil terbesar terhadap deflasi Kota Tual adalah angkutan udara 0,49 persen, bayam 0,08 persen, papaya 0,06 persen, ketimun 0,05 persen, ikan layang 0,05 persen, jeruk nipis 0,03 persen, angkutan laut 0,02 persen, mie kering instan 0,02 persen, ikan kembung 0,02 persen, dan keramik 0,01 persen,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed