by

Ibadah Ramadhan Dimasa Pandemi, Tunggu Juknis Kemenag

AMBON,MRNews.com,- Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Ambon Fenly Masawoy mengatakan, terkait pelaksanaan bulan suci Ramadhan tahun ini dimasa Pandemi, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Agama (Kemenag).

Sehingga sampai saat ini pemerintah kota (Pemkot) Ambon belum dapat memberikan sosialisasi secara baik kepada masyarakat bagaimana menjalankan hari besar keagamaan umat Islam tersebut.

“Kami masih tunggu Juknis dari Kemenag terkait penyelenggaraan ibadah Ramadhan dimasa pandemi ini. Pasti kalau sudah ada kita akan sosialisasi ke seluruh warga Kota Ambon,” sebut Fenly kepada awak media di Balaikota Ambon, Selasa (23/3).

Meskipun belum ada Juknis, tapi kata Fenly, Pemerintah Kota (Pemkot) tetap ingatkan warga kota Ambon agar terus disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes) saat ini maupun ketika memasuki bulan Ramadhan. Sebab kondisi kota Ambon masih dimasa Pandemi Covid-19 dan PSBB.

“Intinya kita harus tetap terapkan protokol kesehatan dalam bulan puasa, baik pakai masker, cuci tangan maupun jaga jarak. Semua demi memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19,” jelas mantan penjabat Raja Negeri Batu Merah.

Meskipun tetap menjalani Prokes, namun bagi Fenly, hal itu tidak mengurangi makna dari bulan suci Ramadhan. Pasalnya Prokes sudah jadi pola hidup baru bagi masyarakat termasuk di Kota Ambon, bahkan disemua bidang, baik tempat kerja maupun tempat ibadah.

“Prokes harus tetap dipatuhi didalam bulan puasa. Tempat ibadah kan sudah sejak lama diharuskan terapkan Prokes sebagaimana yang sudah berlangsung selama ini,” tukasnya.

Bukan saja Pemkot, tetapi tambahnya, pengurus masjid maupun penghulu juga punya tanggungjawab untuk mengingatkan warga taat Prokes selama bulan Ramadhan, sehingga tidak menimbulkan klaster baru ketika beribadah. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed