Huwae Sebut RSUD dr Haulussy Lalai Lakukan Akreditasi

AMBON,MRNews,com.- Ketua DPRD Maluku, Edwin Adrian Huwae mengkritisi RSUD dr Haulussy-Ambon yang dinilai lalai dalam hal memperbaharui akreditasi sebagai  salah satu indikator yang ditetapkan BPJS Kesehatan .  Karena itu, Huwae mengingatkan pemerintah daerah untuk serius memperhatikan kebutuhan utama masyarakat yang berkaitan dengan masalah kesehatan.

Pasalnya, dengan adanya pemutusan hubungan kerjasama BPJS Kesehatan dengan RSUD dr Haulussy sangat merugikan masyarakat terutama peserta JKN-KIS.  Mengingat RSUD dr Haulussy merupakan rumah sakit rujukan pusat di daerah Maluku dengan fasilitas dan tenaga medis lengkap yang belum dimiliki rumah sakit lain yang juga melayani peserta JKN-KIS.

“Saat ini peserta JKN-KIS tidak lagi bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD dr Haulussy karena belum terakreditasi. Padahal, RSUD dr Haulussy punya fasilitas lengkap yang belum dimiliki rumah sakit lain.  Karena itu, pemerintah daerah harus serius memperhatikan kebutuhan masyarakat dan menuntaskan masalah ini” ujar Huwae di rumah rakyat, Karang-Panjang-Ambon, Senin (13/5).

Ditegaskan, Dinkes maupun pihak rumah sakit terlambat dan salah dalam mengambil kebijakan. Mestinya sejak awal rumah sakit harus terakreditasi.  Huwae menambahkan jika RSUD dr Haulussy-Ambon punya banyak sumber masalah yang mesti diperhatikan dalam hal pelayanan jasa kesehatan.

“Pernah saya tinjau langsung kondisi RSUD dr Haulussy dan banyak masalah yang tidak terselesaikan. Baik itu terkait tempat tidur pasien, pelayanan pasien yang tidak baik, soal tenaga medis yang memberlakukan pasien dengan tidak manusiawi  dan masih banyak masalah lain“ urai Huwae.

Karena itu, Huwae berharap gubernur dan wakil gubernur Maluku dapat dengan keras mengatur agar fasilitas milik daerah dapat dipergunakan secara maksimal oleh masyarakat.

“Dengan adanya gubernur yang baru, maka Saya yakin masalah RSUD dr Haulussy dapat ditata lebih baik lagi” demikian Huwae. (MR-01)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *