by

Hingga Oktober 2021, BNI Salurkan KUR Senilai 22 Triliun

AMBON,MRNews.com,- Bank Negara Indonesia (BNI) 46 secara umum sedari Januari hingga Oktober 2021, telah menyalurkan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 22 Triliun, paling banyak di sektor perdagangan.

Sebab sesuai arahan pemerintah, harus menggelontorkan demi membantu masyarakat khususnya pelaku UMKM. Dengan cara ini, sejalan dengan program BNI untuk mencetak UMKM lebih unggul.

“Kalau selama ini belum ada proses yang sadar, sekarang ada kesadaran terhadap proses. Maka sekarang kalau pemasaran masih tradisional, akan didorong untuk merambah online, dengan kemasan/packaging yang bagus,” kata Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil dan Program BNI Pusat, Bambang Setyatmojo, Senin (4/10/21).

Selain itu kata Bambang, tidak hanya jualan didalam negeri, tetapi BNI juga memiliki program untuk mendorong orientasi ekspor, dengan memiliki cabang diluar negeri. Maka tugas bersama untuk membantu UMKM untuk jualan sampai ekspor.

Artinya kata dia, BNI tidak saja memberikan pinjaman tetapi juga pembinaan pelaku UMKM, karena banyak yang perlu dukungan. Berupa modal yang bisa meningkatkan budidaya, produktivitas. Supaya kualitas produknya, pemasaran dan packaging lebih bagus.

“Sehingga bisa menjangkau pasar luar negeri, bahkan online exportingnya. Jadi harus ada pendampingan itu. Kalau tidak yah mereka hanya produksi terus saja. Pendampingan jadi unsur penting yang harus BNI lakukan untuk membantu UMKM agar unggul di level lokal dan nasional,” tegasnya usai dialog bersama Menko Perekonomian dan penyaluran KUR di Swissbell-Hotel Ambon.

Pemimpin Utama BNI Cabang Ambon Friedson WNK menambahkan, hingga September 2021, khusus BNI Ambon sudah menyalurkan 86 miliar, khusus disektor perdagangan terbanyak menerima 56 persen dan sektor produksi sekitar 16 persen.

“Kita berharap ini terus tumbuh. Apalagi pimpinan kita cukup bagus, sudah sering keluar negeri. Itulah semangat kita. Apalagi kita sementara getol dengan Ex-pora, dimana bahan UMKM lompat lebih tinggi untuk mencapai perdagangan internasional lebih besar lagi,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed