Hingga 12.00 Wit, 887 Gempa Susulan, 94 Dirasakan

AMBON,MRNews.com,- Hingga jam 12.00 Wit, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun geofisika kelas I Karang Panjang merilis gempa susulan yang terjadi pasca gempabumi 6,5 SR Kamis (26/9/19) sudah mencapai sebanyak 887 kali, dimana 94 kali dirasakan oleh masyarakat. Hanya saja, gempa susulan itu sudah relatif kecil atau menurun dibawah 4,0 SR.

Pelaksana harian (Plh) kepala stasiun Geofisika BMKG kelas I Ambon Andi Azhar Rusdin katakan, BMKG terus monitoring gempa susulan yang terjadi. Sebab pasca gempa besar itu, ada bidang yang bergerak atau deformasi. Sehingga untuk menstabilkan kembali maka gempa susulan terus terjadi. Akan tetapi trendnya makin menurun atau berkurang menuju titik O alias normal.

“Sesuai data BMKG, pasca gempa besar saat ini per jam 12.00 gempa susulan sudah 887 kali, 94 dirasakan masyarakat. Atau 244 susulan di hari pertama, 214 hari kedua dan hari keenam ini 94 kali. Prakiraan kami, beberapa kali kedepan dengan intensitas terus turun ini pasti trendnya akan turun mendekati 0 atau normal. Akan tetapi masyarakat juga diajak tetap siaga dan waspada selalu,” tandas Andi dalam paparannya di rapat koordinasi stakeholder kota Ambon dalam rangka penanganan kondisi bencana gempabumi dan Kamtibmas di hall MCM Tantui, Rabu (2/10/19).

Pihaknya pun mengajak seluruh masyarakat kota Ambon khususnya agar tidak terpancing oleh isu-isu tsunami. Sebab semua gempa susulan tidak berpotensi tsunami, artinya hoax. Selain itu, diharapkan masyarakat tidak panik dan tetap tenang ketika terjadi gempa susulan berskala besar dan mengikuti arahan pemerintah setempat maupun stakeholder bertanggungjawab seperti BMKG dan BPBD. Pasalnya, kebanyakan orang meninggal tertimpa bangunan atau material akibat gempa karena panik.

“Kita sudah koordinasi dengan Telkom untuk bisa mengcounter isu-isu hoax yang merebak melalui media sosial dan sebagainya. Sehingga masyarakat bisa disterilkan agar tidak terpengaruh. Kami juga minta masyarakat tetap memantau dan mengupdate informasi dari BMKG di kanal resmi baik instagram, twitter, facebook, WhatsApp maupun email, bahkan mendatangi kantor BMKG di jalan Ade Irma Nasution Karang Panjang atau via telepon,” papar Andi. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *