by

Hindari Penularan Covid-19, Satgas Kembali Minta Masyarakat Tidak Mudik

AMBON,MRNews.com,- Untuk menghindari penularan COVID-19, satuan tugas (Satgas) percepatan penanganan COVID-19 Kota Ambon meminta masyarakat dikota bertajuk city of music itu agar tidak memaksakan diri untuk mudik pada lebaran Idul Fitri tahun ini.

“Diharapkan masyarakat tidak melaksanakan mudik pada lebaran tahun ini, demi kebaikan bersama dan menghindari penularan Covid 19,” ajak juru bicara Satgas COVID-19 Kota Ambon Joy Adriaansz kepada awak media di Balaikota, Selasa (4/5).

Pasalnya kata Joy, mobilisasi dan aktivitas pergerakan masyarakat disaat mudik cukup berpotensi untuk terjadinya peningkatan. Sehingga menunda mudik ditengah Pandemi COVID-19 saat ini adalah solusi terbaik yang disarankan pemerintah.

“Pasti mobilisasi pergerakan orang cukup tinggi saat mudik. Dan kita tidak pernah tahu siapa yang menjadi pembawa virus. Yang penting selalu disiplin 4M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan demi kebaikan bersama,” ingatnya.

Dirinya lantas menyarankan agar mudik langsung dan silaturahmi lebaran dialihkan secara virtual. Sehingga peningkatan kasus COVID-19 diwaktu bulan puasa dan Idul Fitri nanti tidak terjadi.

Apalagi Kota Ambon per 2 Mei lalu, telah masuk zona kuning atau resiko rendah peta resiko penyebaran Covid-19 di Maluku. Hal itu terjadi karena skor kota Ambon menjadi 2,41 atau meningkat 0,10 poin dari skor minggu sebelumnya yakni 2,31 yang berada dizona oranye atau resiko sedang.

“Minggu terakhir bulan April, Ambon masih berada dizona oranye atau resiko sedang, dengan skor 2,31. Kita bersyukur dengan kenaikan skor kota Ambon, awal Mei kita dapat berpindah ke zona kuning atau resiko rendah,” tandas Joy, Senin (3/5).

Keberhasilan ini selain karena rahmat Tuhan tetapi kata Joy, buah dari kerja keras Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, lewat Satgas bersama aparat TNI/Polri, masyarakat, serta stakeholder lain, dalam pengendalian dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19.

“Dengan Operasi Yustisi setiap hari, sosialisasi, dan pengawasan dipusat keramaian, dengan sendirinya membangun kesadaran masyarakat disiplin protokol kesehatan agar penyebaran Covid-19 dapat ditekan signifikan. Juga vaksinasi massal bagi kelompok masyarakat prioritas, juga menjadi faktor penurunan kasus aktif Covid-19 di Ambon,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed