Halal Bi Halal, Momen Tabayun & Syukuran Prestasi NasDem Maluku

AMBON,MRNews.com,- Halal Bi Halal dimaknai menjadi momentum Tabayun atau klarifikasi sekaligus saling memaafkan diantara sesama pengurus, kader bahkan Kompemwil sekalipun. Hal itu diungkapkan Komando Pemenangan Wilayah (Kompemwil) Partai NasDem Maluku, Rosita Usman saat Halal Bi Halal dengan keluarga besar partai besutan Surya Paloh di Maluku itu, Rabu (3/7/19).

Momen itu dihadiri Wakil Bupati SBB yang juga kader NasDem, Timotius Akerina, pengurus DPW NasDem Maluku, anggota DPRD Maluku dan Kabupaten/Kota asal NasDem, pengurus DPD Kota Ambon, kader dan simpatisan.

“Saya mengajak untuk semua kita menjadikan momentum Halal Bi Halal ini sebagai ajang Tabayun atau klarifikasi bagi segenap kader partai dan mari bersama-sama saling memaafkan. Sebagaimana umat beragama, sudah selayaknya kita berlapang dada dan saling memaafkan. Baik itu hasil dari perbuatan maupun ucapan kita. Baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Mari saling berjabat tangan diantara kita, selaku pribadi dan Kompemwil NasDem Maluku,” ujar Rosita di halaman Sekretariat DPW NasDem Maluku, Kota Ambon.

Halal Bi Halal juga menurutnya, jadi ajang silaturahmi sekaligus syukuran atas prestasi yang diraih partai NasDem di pemilihan legislatif tahun 2019, dimana terjadi peningkatan. Karena ada tiga daerah yang DPRD akan dipimpin kader NasDem dan dua daerah masuk unsur pimpinan wakil ketua DPRD pada lima tahun kedepan. Selain itu, prestasi meraih 1 kursi di DPR-RI pun patut disyukuri, karena melalui jalan perjuangan yang tidak mudah. Sementara DPRD provinsi, tiga kursi sudah final, satu kursi ada proses upaya hukum di MK RI.

“Kita akan berusaha sekuat mungkin agar pencapaian di Maluku yang meraih pimpinan DPRD dan unsur pimpinan di beberapa kabupaten dan kota, dikonversikan menjadi kemenangan Pilkada kedepan. Maka Tabayun atau klarifikasi bagaimana momentum Pileg kemarin, partai NasDem bisa mendapat perolehan kursi yang melebihi dari 2014 lalu, ada kenaikan. 24 kursi DPRD kabupaten/kota naik 8 jadi 31 kursi. Didalamnya tiga kabupaten kita posisi ketua DPRD dan dua kabupaten/kota kita wakil ketua I DPRD. DPR-RI kita berhasil raih 1 kursi, DPRD provinsi tiga kursi sementara,” tukas Rosita yang juga seorang advokat itu.

Sementara itu, Halal Bi Halal menurut Ustad Maruf adalah manifestasi untuk Tabayun atau rekonsiliasi, dengan tiga makna yakni mencairkan yang beku, menyambung yang terputus dan menenun benang kusut. Karenanya, dalam kehidupan setiap manusia jika ada saling baku marah, tidak suka satu dengan lainnya, hari ini jadi momentum jabat tangan, saling memaafkan. Makna lain dengan membuka hati masing-masing untuk menerima perbedaan demi kedamaian dan persatuan.

“Tiga S untuk partai NasDem agar menang kedepan yaitu Selalu bersyukur, Selalu bersabar dan Selalu bertakwa. Halal Bi Halal jadi momentum saling memaafkan, klarifikasi diri. Tidak boleh marah berlarut-larut, apalagi untuk maju kedepan. Di Maluku perlu kita sadari, kerekatan diantara sesama sudah terjalin dengan baik sejak dulu, lewat budaya pela gandong. Ini harus terus terjaga. Memaknainya, maka harus saling mencintai, menghargai, menghormati dan memaafkan salah,” ajaknya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *