Hadler Legowo Dilengserkan DPP PPP

AMBON,MRNews.com,- Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Syarif Hadler mengaku legowo atau ikhlas dirinya dilengserkan atau diberhentikan sementara oleh DPP dari kursi ketua DPW PPP Maluku dan diganti dengan Etha Hentihu sebagai pelaksana tugas (Plt). Pasalnya, sebagai kader partai harus siap menerima dan menghadapi kondisi apapun, apalagi hanya jabatan politik. Sebab menjadi ketua partai itu kebutuhan dan bukan keinginan.

“Iya benar itu (SK pemberhentian dari DPP-red). Sebagai kader partai, beta terima dengan ikhlas keputusan DPP. Karena menjadi ketua partai ini kan harus berdasarkan kebutuhan berdasarkan keinginan,” ujar Hadler kepada Mimbarrakyatnews.com via WhatsApp, Minggu (10/3/19).

Ditanya mengenai alasan pemberhentian dirinya sebagai ketua wilayah PPP Maluku oleh DPP, Wakil Walikota Ambon ini menegaskan, karena itu keputusan DPP maka bisa ditanyakan langsung ke DPP atau Ketua DPW PPP yang diangkat, Etha Hentihu. “Kalau soal asalan, tanya saja ke DPP atau kepada ketua DPW PPP yang baru. Karena saya tidak tahu pasti,” tegasnya.

Disinggung dengan keputusan DPP tersebut yang tentu berpengaruh kepada konsolidasi dan soliditas pengurus dan kader partai apalagi menjelang pemilu Presiden dan legislatif 17 April 2019 mendatang, Hadler lantas berharap agar hal tersebut tidak terjadi dan tetap aman-aman saja sampai usai Pemilu. “Semoga tidak yah,” singkatnya.

Terhadap kondisi itu, Hadler pun menghimbau dan harapkan kepada seluruh kader partai untuk tetap tenang dan menjaga kekompakan, solidaritas diantara sesama kader terutama para caleg baik di tingkat provinsi maupun kota/kabupaten.

“Teruslah berjuang dan tetap semangat, berlombalah untuk meraih suara sebanyak mungkin demi kejayaan dan kebesaran partai di Pileg 17 April 2019 yang akan datang. Niatkan perjuangan saudara untuk membesarkan partai. Siapapun yang nantinya lolos menjadi anggota legislatif, sungguh itu sepenuhnya menjadi urusan Allah Tuhan Yang Maha Kuasa,” harap mantan anggota DPRD Provinsi Maluku dua periode.

Sebelumnya diketahui, DPP PPP dari surat keputusan (SK) yang didapat media ini, dalam redaksional memutuskan, pertama, memberhentikan sementara Syarif Hadler sebagai ketua dan H.M. Arief Hentihu sebagai sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Maluku masa bakti 2016-2021 sampai dengan adanya putusan selanjutnya dari DPP PPP. Kedua, menunjuk Hj. Etha Aisyah Hentihu sebagai pejabat sementara (Pjs) ketua dan Muhammad Umarella selaku Pjs sekretaris DPW PPP Maluku masa bakti 2016-2021. Keputusan itu, dengan memperhatikan rapat DPP PPP dengan ketua DPW PPP Maluku tanggal 7 Maret 2019.

“Susunan kepengurusan DPW PPP Maluku masa bakti 2016-2021 selain ketua dan sekretaris sebagaimana tercantum dalam SK DPP PPP nomor 153/SK/DPP/W/III/2017 tanggal 18 Maret 2017 tetap seperti yang tercantum dalam SK tersebut. Sejak berlakunya SK ini, maka SK DPP tersebut tentang pengesahan susunan kepengurusan DPW PPP Maluku masa bakti 2016-2021, sepanjang yang menyangkut jabatan ketua dan sekretaris dinyatakan tidak berlaku lagi,” demikian bunyi putusan DPP PPP tersebut. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *