by

Hadler Himbau Anak Buah Tidak Kasar di Lapangan

-Kota Ambon-121 views

AMBON,MRNews.com,- Wakil walikota Ambon Syarif Hadler menghimbau kepada petugas lapangan yang bertugas dalam operasi Yustisi PSBB transisi jilid VII agar tidak kasar terhadap masyarakat dalam penegakkan disiplin protokol kesehatan (Prokes).

“Saya ingatkan kepada semua tim yang bekerja di lapangan selalu bersikap santun. Keras boleh tapi jangan kasar,” ingat Wawali saat diwawancarai media ini di Ambon, Minggu (18/10).

Operasi Yustisi saat ini dikatakan Hadler, sudah ditingkatkan hingga masuk ke desa/kelurahan bahkan masuk keluar lorong. Sebagai upaya mendorong partisipasi dan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan yang sudah sangat baik setiap waktunya.

Pasalnya angka sembuh di kota Ambon saat ini sangat tinggi dan menggembirakan, sementara angka positif melandai. Dengan begitu, sementara ini target PSBB transisi jilid VII oleh pemerintah kota (Pemkot) Ambon dan Gugus Tugas Covid-19 cukup berhasil.

“Saya kira itu ukurannya. Seluruh operasi Yustisi yang kita lakukan kerja keras, kerja bersama yang dilakukan Gustu, ukurannya pada naik turunnya angka positif dan juga kesembuhan dan juga meninggal. Sejauh ini kita mampu tekan angka meninggal dan positif. Kalau ini bertahan terus bukan tidak mungkin kita sudah bisa keluar dari zona merah,” terangnya.

Pemkot Ambon sebut Wawali, tak henti mengimbau masyarakat tetap jalankan protokol kesehatan (Prokes) dengan baik dan benar. Sebab satu-satunya cara untuk melawan Covid-19 hanya ketika disiplin pakai masker, disiplin cuci tangan, disiplin jaga jarak dan disiplin jauhi kerumunan.

“Sekarang tim sudah masuk lorong ke lorong, kampung ke kampung untuk sosialisasikan itu. Kami minta kerjasama semua pihak agar keinginan bersama pandemi ini segera berakhir bisa terwujud. Satu-satnya cara melawan Covid-19 hanya dengan taat Prokes,” pesan politisi PPP. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed