by

Hadapi Lebaran, Bapok Cukup, Mitan Ditambah 12 Persen, Pertalite 16 Hari

AMBON,MRNews.com,- Kebutuhan bahan pokok (Bapok) termasuk minyak goreng dalam menghadapi hari raya Idul Fitri tahun 2022, dipastikan cukup tersedia di wilayah provinsi Maluku.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar Polda Maluku bersama Pemerintah Daerah, TNI dan Instansi terkait.

Rapat dipimpin Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, terkait persiapan pelaksanaan pengamanan Idul Fitri 2022 di Rupatama Mapolda Maluku, Rabu (20/4/22).

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Yahya Kotta, mengaku, stok kebutuhan bahan pokok di Maluku sangat cukup untuk menghadapi lebaran, termasuk dengan minyak goreng.

“Kami mengawal kelancaran distribusi bapok ke pasar-pasar rakyat di wilayah masing-masing dengan cara berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Pelindo, dan Satgas Pangan daerah masing-masing untuk memberikan prioritas distribusi untuk bapok,” katanya.

Untuk menjaga stok tetap stabil di pasar, Yahya juga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak terkait agar prioritas bongkar muat di pelabuhan untuk komoditas barang kebutuhan pokok.

“Kita juga melaksanakan operasi pasar untuk memberikan akses pangan murah bagi masyarakat menjelang Lebaran dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” katanya.

Selain Bapok, hal yang sama juga terhadap stok kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Maluku. Dimana ketersediaan stok BBM jenis Pertalite ada selama 16 hari, Pertamax selama 20 hari.

“Pertamina juga menambah stok minyak tanah sebanyak 12 persen,” kata Wilson Eddie Wijaya, Sales Area Manager Retail Maluku PT Pertamina.

Menurutnya, ketersediaan BBM di Maluku hingga berakhirnya lebaran Idul Fitri dalam kondisi aman. Bahkan, dalam waktu dekat ini masih ada kapal yang masuk dengan stok BBM.

“Distribusi BBM disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Jadi dipastikan tidak ada kelangkaan BBM,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed