by

Gubernur & Walikota Ambon Berbeda Sikapi Malam Natal & Tahun Baru

AMBON,MRNews.com,- Gubernur Maluku Murad Ismail dan Walikota Ambon Richard Louhenapessy berbeda sikapi pelaksanaan malam Natal 25 Desember dan tahun baru.

Manakala, orang nomor satu di Kota Ambon sudah tegas melarang adanya kegiatan yang bersifat hura-hura alias pesta dan acara kembang api dikedua momen itu.

Sementara mantan Kapolda Maluku ingin membuat acara diarea lapangan merdeka libatkan berbagai stakeholder sebagaimana yang sering dilakukan sebelumnya.

“Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, sudah ambil kebijakan, dan saya sudah tandangan surat edarannya yang ditujukan kepada semua masyarakat, tidak ada pesta kembang api dan kegiatan hura-hura lainnya dimalam Natal dan tahun baru,” tegas Walikota di Balaikota Ambon, Selasa (15/12).

Dalam kondisi Kota Ambon yang masih dirundung pilu akibat penyebaran Covid-19, maka surat edaran tersebut, diakuinya telah memberikan kejelasan secara detail agar tidak ada kegiatan bersifat kerumunan.

“Ini semua agar saat kita masuk tahun baru 2021, kita bisa mendapatkan kondisi yang lebih baik. Makanya edaran itu sudah jelas untuk kegiaatan hura-hura pada perayaaan Natal, atau pesta kembang api kemudian pesta lain tidak boleh ada,” jelasnya.

Ditambahkan Louhenapessy, dirinya juga telah melakukan koordinasi dengan para tokoh agama Kristen, untuk bisa mengurai waktu ibadah, agar bisa sesuai dengan Prokes Covid-19.

“Saya sudah menghimbau jadwal ibadah itu diurai. Biasanya tanggal 24 Desember malam dan 31 Desember malam hanya 2 atau 3 kali ibadah, tapi kali ini kalau bisa waktunya nanti diurai empat kali ibadah, supaya masayarakat yang hadir harus tertib Prokes,” tutupnya.

Sementara itu, Gubernur Maluku Murad Ismail menegaskan, malam Natal dan tahun baru nanti, pihaknya akan membuat diarea lapangan Merdeka.

“Kita bikin disini (lapangan merdeka-red), saya bilang ke Kapolda. Kapolda bilang, biasanya Gubernur bikin di rumah, saya bilang nggak ada. Saya sejak Wakapolda, Kapolda Maluku selalu saya bikin malam Natal dan tahun baru disini,” ucapnya didepan awak media di kantor Gubernur usai ditemui Kapolda Maluku, Senin (14/12).

Mantan Dankor Brimob Polri mengaku, tahun 2019 lalu hal tersebut juga dilakukan. Sehingga tak salah tahun ini juga demikian.

“Kemarin (2019-red) juga kita kumpul disini, malam Natal dan tahun baru. Saya tidak mau bikin acara sendiri, saya mau gabung dengan Forkopimda. Jadi nanti Pangdam semua kita undang bikin disini, makan-makan disini, kita yang atur lah,” demikian Murad. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed